Senin, 1 Jun 2026
light_mode

12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
  • print Cetak

Sejumlah jenazah korban banjir bandang di Desa Muara Saladi ditangisi keluarga mereka

 

ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Hingga Sabtu, korban yang ditemuakan wafat sebanyak 12 orang akibat banjir bandang di Desa Muara Saladi, Ulupungkut, Mandailing Natal.

Seluruh korban wafat dimakamkan hari ini di pemakaman umum di desa itu, hari ini. Mereka tak dapat menyelamatkan diri saat banjir bandang tiba-tiba menerjang gedung madrasah tempat mereka sedang belajar.

Berdasar data yang dihimpun dari Desa Muara saladi, korban wafat yang ditemukan hari ini bernama  Mutiah (10 tahun) berhasil ditemukan Tim Sar dibantu TNI dan Polri serta masyarakat, Sabtu (13/10/2018) sekira pukul 11 siang.

Korban ditemukan tertimbun material tanah, batu dan kayu tak jauh dari perkampungan penduduk Desa Muara Saladi.

Sedangkan 11 korban wafat lainnya ditemukan Jum’at malam. Nama 11 korban meliputi Dahleni (10), Apsoh (9), Mhd.  Riyan Syahputra (9), Tiara (11), Masitoh (12), Alpi Sahri (11), Ahmad Idan (9), Ahmad Isnan (11), Aisyah Aini (13), Sohipah (10), Isroil (12).

Banjir bandang di badan rura (anak sungai) Aek Saladi yang terjadi Jum’at sore (12/10) menerjang pemukiman Desa Muara Saladi termasuk gedung madrasah di desa itu.

Saat bandang menerjang, para pelajar di madrasah itu sedang belajar, sehingga sebagian tak dapat menyelamatkan diri.

Sementara itu, pelajar di madrasah yang berhasil selamat dari hantaman arus bandang sebanyak 17 orang, yakni Adawiyah (9), Nabila (9), Putri (9), Khoirunnisa (10), Anna Sofa (10), Mujibur Rohman (10), Jufriadi (10), Risdah (11), Haddin (11), Raihansyah (11), Solehuddin (11), Jibril Soikani (11), Sulton (11), Sobbiah (12), Lusiana (12), Abel (12), Tasya Amelia.

Sejauh ini belum diperoleh data kehilangan warga lainnya, sehingga perkiraan jumlah korban wafat lainnya belum bertambah.

Peliput : Sahren,Lokot, Takesi

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Penambang Emas di Hutabargot Tewas Keracunan

    Empat Penambang Emas di Hutabargot Tewas Keracunan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Biarkan alam yang menjawab. Mungkin kata-kata itulah yang tepat terkait keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Keberadaan tambang emas ilegal kian hari kian tidak terkoordinir. Tinggal menunggu waktu terjadinya bencana? Sebenarnya, tanda-tanda bencana sudah mulai tampak. Seperti baru-baru ini, empat penambang dari Jawa, meninggal dalam lubang tambang diduga karena […]

  • 500 Polisi Amankan Sidang Praperadilan Budi Gunawan

    500 Polisi Amankan Sidang Praperadilan Budi Gunawan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 500 personel guna mengamankan sidang gugatan praperadilan calon Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Gunawan terhadap penetapan tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Pasukan pengamanan sidang praperadilan dari Brimob Polda Metro Jaya, Sabhara Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Brimob Mabes Polri,” kata […]

  • Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

    Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Jurnalis/Petani di Gunung Tua Jae Kekurangan air terjadi hampir di mana-mana. Bukan di Gunung Tua Jae saja. Desa Saba Jambu, Iparbondar, Mompang, Sarak Matua, Panyabungan Jae hingga Sipolu-Polu. Itu akibat saluran-saluran sekunder Irigasi Batang Gadis tak mengalirkan volume air yang banyak. Kasus gerilya malam para petani Desa Iparbondar juga terjadi. Akhiruddin […]

  • Kades Jambur Baru Riswan Haedy Terjerat Pencemaran Nama Baik Dengan Warganya Berujung Damai

    Kades Jambur Baru Riswan Haedy Terjerat Pencemaran Nama Baik Dengan Warganya Berujung Damai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Riswan Haedy Kades Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal kembali menjadi sorotan. Setelah kasus perusakan aset daerah. Kini ia terjerat kasus pencemaran nama baik. Sesuai kronologis kejadian dari Polsek Batangnatal, bahwa Kades Riswan Haedy lewat media sosial chat WhatsApp menuding keluarga Erisandi Nasution pengedar narkoba. Kasus ini pun dilaporkan Erisandi Nasution ke […]

  • Pesawat Wapres Dikawal Sukhoi

    Pesawat Wapres Dikawal Sukhoi

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Manado – Pesawat BAe RJ 85 yang ditumpangi Wakil Presiden Boediono dalam perjalanan dari Bandara Hasanuddin Makassar menuju Manado sempat dikawal dua pesawat Sukhoi SU-27 sekitar 15 menit. Wartawan ANTARA yang menyertai perjalanan Wapres ke Manado, Rabu, melaporkan, sekitar 10 menit setelah pesawat yang ditumpangi Wapres Boediono mengudara, dua pesawat Sukhoi buatan Rusia mengawal dari […]

  • Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mampu memproduksi gula aren sekitar 1 ton per minggu. “Membuat gula aren merupakan andalan di desa ini, karena di hutan kami tanaman aren tumbuh subur, bahkan juga tumbuh diantara tanaman karet warga, sehingga jika lagi bagus setiap minggunya bisa mencapai 1 ton gula […]

expand_less