Home / Seputar Madina / 2 Anak Dibacok, 1 Tewas, 1 Kritis

2 Anak Dibacok, 1 Tewas, 1 Kritis

Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

TAMBANGAN (Mandailing Online) : Dua anak-anak dibacok seorang pria di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina). Satu tewas, satu kritis.

Itu terjadi di Desa Tambangan Simangambat, Minggu sore (15/11). Pembacokan diduga dilakukan Syahril alias Wawa (25) yang ditengarai mengalami stres.

Korban tewas bernama M.Yakup alias Dede (6) warga Desa Tambangan Simangambat. Sedangkan yang kritis bernam Mairajo Matondang alias Dava (7) warga desa yang sama. Saat ini Mairajo Matondang dirawat secara insentif di RSU Padang Sidempuan

Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin, Selasa (17/11) menjawab wartawan mengatakan, pada Minggu sore (15/11) kedua korban dan ketiga kawannya sedang mencari ikan di sungai Aek Hapesong yang berada di kampung tersebut. Namun  sorenya sekitar pukul 18.00 Wib, kedua korban tidak pulang ke rumah.

Badaruddin dan Gong Matua selaku kedua orang tua korban pun mencari-cari, seraya melaporkan kepada masyarakat bahwa anak mereka belum pulang.

Secara beramai-ramai dan berbagi tugas, masyarakat melakukan pencarian sambil memanggil-manggil nama keduanya. Tepat sekitar pukul 19.30 WIB, di kebun karet milik Sidabutar, berjarak sekitar 150 meter dari desa terdengar suara Mairajo Matondang minta tolong.

Warga yang ikut mencari langsung mendatangi lokasi, didapati Mairajo dalam posisi telungkup sudah berlumuran darah dan usus hampir keluar. Kepada warga ia mengatakan bahwa tersangka sudah menikamnya. Tidak berselang lama, berjarak sekitar 3 meter, warga juga menemukan korban M. Yakub dalam kondisi bersimbah darah dan dalam keadaan tidak bernyawa.

Warga pun mengevakuasi keduanya ke RSU Panyabungan. Karena parahnya luka yang dialami Mairajo, korbapun dirujuk ke RSU Padang Sidempuan.

“Alhamdulillah, semalam sudah dioperasi dan hari ini kondisinya sudah sadar. Sedangkan korban meninggal M. Yakup sudah dikebebumikan keluarga hari Senin,” katanya.

Tersangka yang juga warga Desa Tambangan Simangambat malam itu langsung dibekuk warga. “Tersangka langsung di bekuk warga, saat dibekuk tersangka sempat melawan dan melukai tangan 3 orang warga dengan pisau. Tidak berselang lama, anggota Polsek Kotanopan turun ke TKP,” jelasnya.

Kapolsek Kotanopan AKP Sudirman,SH yang dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Disebutkannya, korban tewas bernama M.Yakup dengan kondisi luka bacok di bagian ulu hati tembus sampai kepunggung belakang. Sedangkan korban kritis, Mairajo mengalami luka tusuk di bagian perut dan usus terburai. Tersangka saat ini telah ditahan polisi.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar