Home / Seputar Tapsel / 4 Perampok Bersenpi Dibekuk

4 Perampok Bersenpi Dibekuk

TAPSEL-Jajaran Polres Tapsel menangkap empat perampok spesialis mobil sales dengan senjata api revolver rakitan, Senin (23/1).
Kapolres Tapsel AKBP Subandriya melalui Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar didampingi Kaurbin Ops Reskrim Iptu Sugiri kepada wartawan, Senin (23/1) mengatakan, awalnya polisi menangkap dua tersangka di Desa Huraba, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, dini hari sekira pukul 05.00 WIB. Kemudian dalam pengembangan, siang itu sekira pukul 15.00 WIB, dua tersangka lainnya berhasil ditangkap saat melarikan diri di persawahan milik warga di Tangsi Manunggang, Kecamatan Psp Tenggara. Sementara tersangka lainnya melarikan diri masuk ke hutan-hutan dan perkebunan dan diduga mengarah ke Sibulele, Kecamatan Batang Angkola.
Diceritakan Kasatreskrim, awalnya tujuh pelaku sudah mengintai mobil boks korban dengan nomor polisi (nopol) BM 9413 AI. Di dalam mobil ada Marusul Pulungan, Irwansyah Lubis dan Darwin Siagian yang merupakan merupakan sales UD A Lubis di Sayurmatinggi, Tapsel, Minggu (22/1) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku mengintai korban mulai dari Desa Hurase menggunakan mobil Terrios bernopol BM 1823 QG.
Di tengah jalan, tepatnya mendapatkan Desa Hurase yang merupakan kebun karet milik warga, mobil para tersangka yang sudah menunggu sebelumnya berhenti di tengah jalan dan menghalangi mobil boks. Kemudian salah seorang tersangka mendatangi sopir Irwansyah Lubis dan meminjam dongkrak, namun sopir yang curiga tidak turun dan membukakan pintunya mengatakan tidak ada
Selanjutnya tersangka menodongkan senjata revolver rakitan kepada sopir. Karena takut, sopir spontan menggas mobilnya dan melewati mobil para tersangka. Namun para tersangka mengejar dari belakang dan sempat terjadi tabrakan bagian samping kanan sopir sehingga menyebabkan Terios penyok bagian kanan.
Ketika tiba di tengah Desa Hurase, Marusul Pulungan, Irwansyah Lubis dan Darwin Siagian turun dan meminta pertolongan warga. Melihat mobil boks berhenti di perkampungan, para tersangka tidak berani berhenti dan menambah kecepatannya melaju ke arah Desa Tolang, Kecamatan Sayurmatinggi.
Namun rupanya warga Desa Hurase dan Marusul Pulungan sudah menelepon warga lainnya di Desa Tolang agar menghentikan mobil Terios warna putih tersebut, karena hendak merampok mobil boks.
Warga Tolang yang sudah mendapatkan kabar itu, kemudian membuat blokade dengan memasang kawat, papan dan balok, dua unit sepedamotor, paku di tengah jalan. Namun para tersangka tetap menerobos blokade sehingga menyebabkan mobil bagian depan penyok, kaca depan pecah dan ban bagian kiri pecah. Tapi para tersangka tetap mengendari mobilnya menuju arah Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola. (phn.metrotabagsel)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar