Home / Seputar Madina / 417 Kg Ganja Dibakar

417 Kg Ganja Dibakar


MADINA-
Sebanyak 417 kilogram ganja siap edar dimusnahkan, Jumat (20/1) sekira pukul 09.00 WIB, di halaman Mapolres Mandailing Natal. Selain ganja siap edar, sedikitnya 5.954 batang ganja juga dimusnahkan dengan cara dibakar.

Menurut Kabag Min Polres Madina Kompol Nurhakim Hasibuan, pemusnahan ganja tersebut merupakan bukti Polres komit memberangus peredaran daun haram itu. Sekaligus, indikasi sebagai kasus terbanyak di Polres.
Dan, keberhasilan Polres dalam mengungkap kasus narkoba jenis ganja tidak serta merta hanya peran polisi sebab ada kerja sama dan bantuan masyarakat di sana. Seperti, informasi maupun pengunjukan secara langsung.
“Kami berterima kasih atas bantuan dan dukungan masyarakat dalam membantu menekan peredaran narkoba. Ke depan kami masih berharap kerja sama dengan seluruh masyarakat,” kata Nurakim.
Kasat Narkoba AKP Hendra menjelaskan, dalam pemusnahan narkoba jenis ganja ini jumlahnya cukup besar. Untuk ganja siap edar dalam bentuk paket seberat 417 kilogram dan yang berbentuk batang pohon sebanyak 5.954.
“Rinciannya jumlah kasusnya sebanyak 42 kasus dengan keterangan 26 kasus sudah P-21, dua kasus sedang proses sidik, penemuan ladang ganja sebanyak 2 kasus, barang temuan sebanyak 12 kasus, sedangkan tersangkanya sebanyak 54 orang,” beber Hendra.
Dijelaskan Hendra, untuk 42 kasus itu dia juga merincikan 19 kasus di antaranya dalam status pemakai dengan jumlah tersangka sebanyak 40 orang, sedangkan untuk status pengedar sebanyak 23 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 14 orang.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesbanglinmasy Budiman Nasution juga menyampaikan terimakasih kepada pihak yang telah bekerja keras dalam pemberantasan peredaran narkoba. “Terima kasih banyak atas kerja keras seluruh jajaran Polres Madina,” sebutnya.
Sedangkan tokoh masyarakat H Ismail Lubis mengatakan, pemusnahan segala tindak kriminal bukan hanya tugas Polisi. “Untuk ke depan kami berharap pemkab Madina mengambil peran membantu Polres Madina dalam memberantas narkoba, termasuk melakukan penyuluhan terhadap masyarakat sekitar penemuan lading ganjameskipun belum bisa dipastikan siapa pemilik lahan ganja itu,” sebutnya.(wan.metrotabagsel)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar