Home / Seputar Madina / 49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

49 Rumah di Tagilang Julu Wajib Relokasi

Dampak banjir Tagilang Julu (foto : Medan Bisnis)

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) Sebanyak 49 rumah di Desa Tagilang Julu Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal wajib direlokasi pasca banjir.

Itu dikatakan  Camat Muara Batang Gadis, Sahrul Matondang, Kamis (18/10/2018). Rumah wajib relokasi itu diharuskan karena berada di sepanjang jalur rawan banjir yang berasal dari arus Sungai Tagilang.

Banjir melanda pemukiman desa itu pada Senin lalu. 5 rumah hanyut, 11 rusak berat, dan 33 rusak ringan akibat terjangan arus Sungai Tagilang.

Dia mengatakan tujuan relokasi untuk kenyamanan tempat tinggal penduduk. Direncanakan, katanya, anggaran diusulkan melalui Dana Desa.

“Beberapa tahun lalu daerah ini juga pernah diterjang banjir. Untuk usulan pengalokasian DD ini, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan TP4D, karena dari perencanaan bersama aparat desa dipergunakan pembelian lahan sekitar 1 hektare,” ucapnya.

Tagilang Julu merupakan desa terparah terdampak bencana tahun ini di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Desa lain yang diterjang banjir Sale Baru titik Dusun Baronjong menghanyutkan 1 unit rumah. Desa lainnya melipti Desa SP 1 dan SP 2 Singkuang. Sementara di Manuncang masih terendam banjir sampai Kamis. Banjir yang terjadi di Hutarimbaru, Lubuk Kapundung mulai surut.

“Untuk Desa Ranto Natas ketinggian banjir 30 sampai 80 cm. Saat ini masyarakat khusus Desa Tagilang dan Dusun Baronjong sangat membutuhkan bantuan bahan pokok dan kebutuhan lain. Hingga kini bencana tersebut belum ada korban jiwa,” katanya.

Sahrul menyatakan, akses trasportasi sulit ke desa-desa yang terkena banjir.

“Desa Tagilang dan Dusun Baronjong terparah. Naik roda dua saja harus ditarik. Makannya bantuan sulit dikirim, jaringan pun baru bisa, mau ke Natal jalan terputus,” ujarnya.

Sementara desa-desa lainnya akibat faktor badan jalan yang longsor.

Sumber : Medan Bisnis /Zaharir Rangkuti

Editor : Dahlan Batubara

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.