Home / Seputar Madina / 5 Kecamatan di Madina Minta Bupati Stop PT SMGP

5 Kecamatan di Madina Minta Bupati Stop PT SMGP

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat lima Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (3/11) meminta Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyetop aktifitas PT Sorik Merapi Geothermal Power (PT SMGP), pasalnya perusahaan yang bergerak di eksploitasi panas bumi ini dinyatakan telah melanggar janji-janji jaminan yang sudah di sepakatai sebelumnya.

Kelima kecamatan itu adalah Kecamatan Panyabungan Selatan, Panyabungan Barat, Lembah Sorik Merapi, Puncak Sorik Merapi dan Tambangan.

Sikap ini disampaikan mereka saat audensi dengan bupati Madina dihadiri Kapolres, perwakilan DPRD Madina, Kepala Dinas Pertambangan Madina, Kapolsek, Camat lima kecamatan, pejabat Dinas Kehutanan Madina di aula kantor Camat Panyabungan Selatan, Senin sore.

Tan Gojali perwakilan masyarakat mengatakan bahwa sejak keluarnya izin PT SMGP pada tahun 2010 yang ditandatangani Bupati Madina H Amru Daulay hingga sampai saat ini belum ada membuahkan hasil dan mamfaat bagi masyarakat.

Dan sebelumnya pun PT.SMGP sudah memberikan jaminan kepada masyarakat sebanyak 10 ribu US Dollar, tetapi hingga kini janji tinggal janji.

Kesepakatan antara masyarakat dengan PT.SMGP juga telah ada sebelumnya, yakni alat-alat berat milik perusahaan tidak boleh melewati jalan kabupaten.

“Lahan masyarakat yang dibeli perusahaan juga disepakati harus sesuai harga standar. Namun, kenyataannya jauh dari yang di harapkan masyarakat,” ungkap Tan.

Argumen lain disampaikan Hamdan, warga lain, bahwa keberadaan PT SMGP diduga akan membuat percepatan letusan gunung Sorik Merapi.

“Jika kita mengkaji ke ayat suci Al Quran kalau kita mengurangi berat bumi akan terjadi kiamat kecil, seperti yang dialmi daerah- daerah lain, dan cuma gunung Sorik Merapi lah yang belum meletus,” ujarnya.

“Jika gunung Sorik Merapi meletus siapa yang bertanggung jawab? Memang pas apa yang pemerintah bilang akan mengurangi pengangguran di Kabupaten Madina ini, namun kita harus mengkaji ke puluhan tahun kedepan,” imbuhnya.

Peliput: Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar