Home / Berita Sumut / 69 tewas selama Lebaran di Sumut

69 tewas selama Lebaran di Sumut

MEDAN- (MO), Hingga hari ke-14 selama Lebaran, pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2012 yang digelar di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) terjadi 249 kasus kecelakaan lalulintas dengan mengakibatkan 69 orang tewas akibat kecelakaan lalulintas (Lakalantas) dan 188 orang mengalami luka berat serta 332 orang cidera ringan dengan kerugian materi mencapai Rp786.570.000,-.

“Selama 14 hari dilaksanakan Ops Ketupat Toba 2012 tersebut terjadi pelanggaran lalu lintas sebanyak 10.326 set /pelanggaran dengan rincian,sebanyak 6.243 set dilakukan tilang dan 4.083 set diberikan teguran saja,”ujar Kepala Subdit Pengelola Informasi dan Data (PID) Poldasu, AKBP MP Nainggolan, tadi malam.
join_facebookjoin_twitter

Dikatakannya lagi bahwa pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan himbauan dan penyuluhan, khususnya kepada para pemudik ataupun pengendara yang melintas di jalan lintas Sumatera (Jalinsum). Hal itu dilakukan, sambungnya lagi, agar pengendara lebih berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalulintas,” tandasnya.

Sementara sejak digelar Operasi Ketupat Toba 2012 di jajaran hukum Kepolisian Resort (Polres) Medan telah terjadi 22 kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dengan 7 orang korban yang tewas dan 16 orang korban mengalami luka berat serta 12 orang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk kerugian materil mencapai Rp30.650.000,-.

“Dari data yang kami kumpulkan Ops Ketupat Toba tersebut digelar sejak Tanggal 11 Agustus sampai sekarang lebih meningkat dibandingkan tahun 2011 lalu,” demikian dikatakan Kasat Lantas Polresta Medan Kompol Risya Mustario.

Data yang diperoleh di Satlantas Polresta Medan menyebutkan bahwa pada tahun 2011 terjadi 21 kasus kecelakaan lalu lintas dan korban yang meninggal dunia sebanyak 4 orang.Sedangkan korban yang mengalami luka berat ada 14 orang dan luka ringan sebanyak 12 orang dengan total kerugian sebesar Rp87.400.00,-.

Dilanjutkannya lagi bahwa daerah yang terjadi kecelakaan kebanyakan dikawasan pinggiran kota Medan seperti Helvetia, Sunggal, Percut Sei Tuan, Pancurbatu dan Delitua. Kebanyakan korbannya pengendara sepeda motor,” tandasnya.

Sementara itu Kaur Tilang Satlantas Polresta Medan,Aipda Fery mengatakan bahwa untuk Tindakan Langsung (Tilang ) yang dikeluarkan Satlantas Polresta Medan sebanyak 350 pengendara sepeda motor yang ditilang karena tidak memakai helm saat mengendarai sepeda motor. “Sedikitnya 350 tilang kita keluarkan kepada pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm,” katanya.

Dilanjutkannya lagi, pengendara sepeda motor yang ditilang anggota Satlantas Polresta Medan pada malam hari saat melintas di jalan-jalan inti kota Medan. “Pengendara menganggap dikiranya tidak ada polisi yang tugas di malam hari,” imbuh Aipda Fery lagi.(waspada)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar