Home / Seputar Madina / TNI dan Polri Razia Tambang Ilegal di Naga Juang Madina

TNI dan Polri Razia Tambang Ilegal di Naga Juang Madina

Panyabungan, Prajurit TNI dari Kompi Senapan B Mangga II bekerjasama dengan Polisi Militer (PM) dan Polsek Siabu melakukan razia ke lokasi tambang ilegal di Tor Sihayo Desa Humbang I, Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (24/01/2012).

Razia dilakukan akibat maraknya tambang liar yang menjadi pemicu tumbuh suburnya pengoperasian galundung (mesin pemisah emas dari batu emas) di wilayah Naga Juang. Saat ini galundung tidak saja di pinggir Sungai Muara Batang Gadis, tapi sudah mulai merambah ke wilayah pemukiman penduduk.

Berdasarkan pantauan, sebagian personil TNI maupun Polsek Siabu berada di pintu (pos) masuk lokasi tambang yang didirikan masyarakat setempat sebagai tempat pemungutan restribusi penambang. Sementara sebagian lagi petugas naik ke lokasi tambang rakyat.

Razia tersebut dinilai sebagai upaya pemerintah dalam mengamankan aset negara. Sekaligus untuk mencegah makin maraknya akttifitas tambang liar yang sangat berbahaya bagi manusia dan ancaman terhadap lingkungan.

Kapolsek Siabu AKP Syahril Daulay yang dikonfirmasi wartawan usai meninjau lokasi tambang, membantah bahwa pihaknya melakukan razia illegal mining.

Katanya, mereka hanya meninjau lokasi tambang saja bukan razia. Sedangkan jumlah lubang tambang di Naga Juang berdasarkan hasil peninjauan petugas berkisar lebih kurang 60 lubang galian tambang.

Kapolsek juga mengakui bahwa kondisi hutan di kawasan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak lagi dijadikan areal pertanian.

Camat Siabu Edy Sahlan yang dikonfirmasi via seluler mengaku tidak tahu tentang adanya razia.

Informasi yang dihimpun, tidak ada masyarakat atau penambang liar yang diamankan petugas saat razia dilakukan. Namun demikian, banyak penambang utamanya yang berasal dari luar Madina (Pulau Jawa) langsung bergegas meninggalkan wilayah Naga Juang.

Bahkan 4 orang diduga penambang liar berlogat bahasa Sunda yang kebetulan satu warung dengan wartawan, tiba-tiba bergegas pergi meninggalkan minuman kopi yang mereka pesan. (BS-026.beritasumut)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar