Home / Seputar Madina / Anggaran PNPM untuk Madina Turun

Anggaran PNPM untuk Madina Turun


Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mendapat anggaran sebesar Rp 40,75 miliar melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Anggaran untuk pemberdayaan pedesaan di semua kecamatan tersebut menurun dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp 48,5 miliar.
“Meski menurun, Madina merupakan daerah dengan alokasi anggaran PNPM Mandiri terbesar kedua di Sumut setelah Kota Sibolga,” kata Kepala Kantor PMD Madina Awaluddin Nasution kepada MedanBisnis, Jum”at (26/11). Saat ditemui Awaluddin, baru saja pulang dari menghadiri pertemuan di Jakarta.

Disebutkannya, realisasi anggaran PNPM Mandiri tahun 2010 di pedesaan berkisar antara 60-80%. Di antara yang sudah terealisasi, lanjutnya, sudah banyak desa yang tersebar di beberapa kecamatan yang mapan, antara lain desa-desa di Kecamatan Siabu.

Kecamatan Siabu tahun 2010 memperoleh anggaran PNPM sebesar Rp 2,5 miliar dan pada tahun 2011 dianggarkan sebesar Rp600 juta.

Awaluddin menyebutkan, sejak PNPM Mandiri perdesaan dilaksanakan dari tahun 2008, hampir seluruh desa yang ada di Madina sudah memperoleh dana PNPM. Dana tersebut dipergunakan untuk pembangunan sarana prasarana jalan, tempat ibadah, sekolah serta untuk simpan pinjam kaum perempuan.

Dalam program simpan pinjam kaum perempuan, katanya, diberikan melalui kelompok masyarakat yang pada tahun 2010 ini jumlahnya sebanyak 260 kelompok. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2009 yang hanya 66 kelompok. “Total dana simpan pinjam pada tahun ini mencapai Rp7,5 miliar. engembaliannya berjalan lancar dan tidak ada kendala,” tambahnya.
( zamharir rangkuti)
Sumber : Medan Bisnis

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: