Home / Seputar Tapsel / Anggota DPRD Sumut, Jamaluddin Hasibuan Ambil Formulir Demokrat

Anggota DPRD Sumut, Jamaluddin Hasibuan Ambil Formulir Demokrat

Anggota DPRD Sumatera Utara dari Partai Demokrat (PD), Jamaluddin Hasibuan, Rabu (8/2) sekitar pukul 18.00 WIB, mengambil formulir pendaftaran bakal calon (balon) wali kota, ke kantor DPC PD Kota Padangsidimpuan. Jamaluddin datang didampingi Wakil Ketua DPRD Tapsel dari PD Hasbin Sitompul, dan diterima Ketua Tim Penjaringan Yul Asmara Pane dan Sekretaris Aziz Nasution, di kantor DPC PD Kota Psp, Jalan Kenanga.
Yul Asmara Pane menegaskan, kedatangan Jamaluddin hanya untuk mengambil formulir bukan mendaftar. Dikatakan mendaftar adalah ketika yang bersangkutan mengembalikan kembali formulir berikut syarat-syarat yang dibutuhkan sesuai dengan yang tercantum dalam formulir.
“Jamaluddin Hasibuan yang juga anggota DPRDSU hanya mengambil formulir pendaftaran. Ia merupakan yang pertama sekaligus kader Demokrat,” ujarnya.
Dikatakan Yul, adapun tahapan kegiatan penjaringan balon wali kota dan wakil wali kota Psp untuk diusung PD sebagai partai perahu penuh, dalam artian memiliki 4 kursi di DPRD Psp, yakni, pengambilan formulir mulai 1 Februari-30 Maret.
Pengembalian formulir mulai 1-14 April, verifikasi berkas pendaftaran mulai 15-30 April, temu ramah dan tatap muka mulai 1-7 Mei, penyampaian visi-misi mulai tanggal 8-14 Mei, seleksi balon mulai 1-30 Mei dan pengajuan 3 pasangan balon hasil seleksi ke DPC PD Psp untuk direkomendasikan tanggal 1 Juni. “Mulai dari verifikasi berkas pendaftaran siapa saja yang lolos seleksi nanti akan kita sampaikan kepada publik melalui media sebagai bentuk transparansi penjaringan yang kita lakukan,” ujarnya.
Jamaluddin yang pernah menjabat Ketua DPC PD Tapsel mengatakan, keinginan maju dalam pemilukada karena ia melihat ada pembenahan yang perlu dilakukan di Psp, yaitu pengembangan SDM dan membenahi dunia pendidikan.
“Dahulu, Psp adalah pemasok tenaga pengajar ke daerah lain dan menjadi pusat pendidikan di Tabagsel. Namun, saat ini semua itu menurun karena tidak ada kepedulian pemerintah menjadikan Kota Psp sebagai pusat pendidikan,” katanya.
Lalu, sambungnya, melihat Psp yang berada di tengah-tengah daerah lainnya, maka kota ini berpotensi menjadi kota barang dan jasa, hanya saja diperlukan keseriusan dalam pengelolaan dan pengembanganya termasuk dengan menghidupkan sentra-sentra ekonomi, membuat event atau kegiatan bertaraf regional hingga nasional.
“Semua itu akan berjalan jika SDM nya dikembangkan. Itulah sebagian alasan dan program saya maju menjadi balon Wali Kota Psp pada pemilukada Psp. Kebetulan PD sudah membuka pintu untuk penjaringan makanya saya datang, semoga penjaringan ini sesuai dengan yang kita harapkan,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah sudah memiliki pasangan untuk mendampinginya, Jamal yang juga mantan anggota DPRD Tapsel ini mengaku, nantinya akan berjalan sesuai dengan proses. Terpenting adalah menjalaninya dahulu. (phn.metrotabagsel)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar