Home / Seputar Madina / APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

APBD 2016 grafis

APBD 2016 grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para anggota DPRD Madina yang mensahkan APBD Tahun anggaran 2016 bukan saja bertanggungjawab kepada rakyat, tetapi juga bertanggungjawab kepada Allah SWT jika pembahasan Rancangan APBD itu memiliki unsur kesengajaan tak dibahas secara serius.

Pada Selasa (5/1) DPRD mensahkan APBD Mandailing Natal (Madina) sebesar Rp. 1.505.647.106.422. Pembahasan dilakukan hanya sekitar 5 hari saja.

Pengajuan oleh bupati di rapat paripurna dilakukan pada tanggal 23 Desember 2015 siang hari, lalu di hari yang sama masing-masing fraksi membacakan pandangan umum babak pertama. Lalu malam harinya bupati membacakan jawaban terhadap pandangan fraksi-fraksi tersebut.

Pada tanggal 28 dan 29 Desember dilakukan rapat komisi-komisi. Pada 30 dan 31 Desember rapat Badan Anggaran. Sedangkan pada tanggal 4 Januari 2016 agenda singkronisasi diduga gagal berlangsung karena anggota DPRD banyak yang tak hadir. Lalu pada tanggal 5 rapat paripurna pengesahan APBD.

“Waktu yang sesingkat itu mustahil para anggota DPRD secara cermat dan detail melakukan pembahasan dan kajian-kajian yang konprehensif terhadap mata-mata anggaran yang sebesar 1,5 triliun,” kata Abdul Saman, warga Panyabungan, Rabu (6/1).

“Konon pula sebanyak 56 instansi sebagai pemakai anggaran. Di tiap instansi bukan satu dua saja mata anggaran atau program. Bagaimana membahasnya dalam waktu singkat,” ujarnya.

Menurutnya, satu instansi semisal Dinas Pendidikan yang mendapat alokasi lebih dari setegah triliun tak mungkin terbahas secara konprehensif dalam tiga hari. Tetapi jika pembahasannya “ecek-ecek” bisa jadi sesingkat mungkin selesai.

“Kita berharap uang negara yang nota bene uang rakyat yang sebanyak itu jangan menjadi sia-sia, tak banyak berdampak manfaat bagi daerah dan rakyat,” imbuhnya.

Editor    : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar