Home / Seputar Madina / Atap dan Bangku SD Adangkahan Lapuk, Jika Hujan Murid Diliburkan

Atap dan Bangku SD Adangkahan Lapuk, Jika Hujan Murid Diliburkan

BATANG NATAL (Mandailing Online)– Kondisi gedung dan mobiler SD Negeri 267 Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) cukup memprihatinkan.

Fisiknya suda tua renta, asbes dan bangku meja belajar sudah tak layak karena compang camping rusak parah. Gawatnya, para guru dan murid sudah banyak yang khawatir bangunan sekolah rubuh sewaktu-waktu.

Banyak meja belajar yang sudah ditambal dengan papan, ada juga bangku yang harus disambung-sambung agar murid bisa duduk belajar. Atap banyak yang bocor jika hujan…oii amang oii.

Kepala Desa Adangkahan, Asnul Basri Lubis, Senin (10/2/2014) mendesak pemerintah daerah segera melakukan pemugaran gedung sekolah serta mengganti mobilernya.

“Kondisi bangunan dua lokal SD ini apabila hujan seng bocor, air hujan akan mengenai siswa yang sedang belajar, dan terpaksa pelajaran harus dihentikan,” ungakpnya.

Dikatakannya, sekolah tersebut merupakan satu-satu SD di desa itu. Apabila cuaca buruk anak didik harus diliburkan akibat kondisi bangunan masih terbuat dari papan yang mulai lapuk, ditambah asbes rusak parah dan sengnya sudah banyak yang bocor.

“Anak-anak tak bisa dipindahkan karena jarak dengan SD di desa lain cukup jauh. Mau tak mau anak-anak harus disini sekolahnya,” ujarnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar