Home / Seputar Madina / Banjir Bandang Diduga Akibat Penggundulan Hutan

Banjir Bandang Diduga Akibat Penggundulan Hutan

Bupati Perintahkan Dishut Selidiki Hulu Rantopuran

 

Madrasah Gunungtua Jae 110313PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina, Hidayat Batubara menilai bahwa banjir bandang Sungai Rantopuran di Kecamatan Panyabungan adalah akibat ulah manusia yang tidak bertangungajawab menggunduli hutan.

Penilaian itu berdasar bukti-bukti, dimana terdapat banyak kayu-kayu yang hanyut terbawa oleh derasnya arus Sungai Aek Rantopuran saat kejaina bandang.

“Ini menandakan bahwa banjir bandang yang terjadi tersebut akibat dari perbuatan tangan-tangan jahil manusia yang tidak bertanggung jawab. Namun memang bencana datang dari tuhan, namun bencana tersebut akibat dari ulah manusia itu juga,” katanya di sela acara penyerahan bantuan kepada korban banjir di Desa Manyabar, Sabtu (9/3).

Meski begitu, untuk memastikan detail seluruhnya, bupati menyatakan sudah memerintahkan Dinas Kehutanan Madina bekerja sama dengan Polres Madina untuk menginvepentarisir apa sebenarnya yang terjadi di hulu sungai Aek Rantopuran.

“Sekarang ini kita sudah mendapatkan apa yang sebenarnya terjadi di hulu sungai. Namun, temuan-temuan kita tersebut akan kita bawa ke meja rapat untuk memutuskan langkah apa yang akan dilakukan oleh pihak pemerintah,” katanya.

 

Disebutkannya, masyarakat di hilir banyak dirugikan oleh peristiwa banjir bandang ini. Dalam hal ini, pemerintah daerah akan berusaha sekuat tenaga memperbaiki fasilitas masyarakat yang rusak.

“Namun, yang paling terpenting bagaimana agar bencana seperti ini tidak terjadi lagi di masa yang akan dating. Kita juga sudah berkoordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) pusat untuk membangun dek sepanjang Aek Rantopuran dengan panjang sekitar 15 kilo meter,” ucap Bupati.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan pelebaran hilir Sungai Aek Rantopuran, mengingat sekarang ini terlihat mengecil sehingga perlu adanya pelebaran di bagian hilir.

“Untuk itu kita sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak sehingga pelebaran hilir Sungai Aek Rantopuran tersebut, karena saya yakin nantinya pasti ada yang pemukiman yang harus direlokasi demi untuk kepentingan kita semua,” ujar Bupati. (mar)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar