Home / Berita Sumut / Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

 

Sibolga – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengungkapkan, hingga posisi Juni 2015, total penghimpunan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Sibolga telah mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar.

Menghadapi Lebaran Idul Fitri 1436 H, sebagian dana yang dihimpun dan dikelola Bazda Kota Sibolga tersebut digelontorkan kepada 3.500 para mustahiq (orang yang layak menerima-red). Para penerima manfaat memeroleh santunan sebesar Rp 250.000 perorang.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan antrean warga, pembagian dana zakat terpaksa dibagi di tiga lokasi berbeda di antaranya, Masjid Agung Sibolga di Kelurahan Pasarbelakang, Kecamatan Sibolga Kota, Masjid Al-Muchlisin di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas dan Masjid Al-Ishlah, Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan.

“Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, total dana yang dihimpun maupun yang disalurkan mengalami pertumbuhan dan peningkatan signifikan setiap tahunnya. Berbeda sejak saya baru menjadi Walikota Sibolga tahun 2010 silam, total penghimpunan dana ZIS pada Bazda Kota Sibolga hanya berkisar Rp 200 jutaan saja,” beber Syarfi Hutauruk di acara pembagian dana zakat, Selasa (7/7) di Masjid Agung Sibolga.

Ikut mendampingi Walikota Sibolga, Sekdakot M Sugeng yang juga Ketua Umum Bazda Kota Sibolga, ketua harian Sarmadan Daulay, Bendahara Taufik Tanjung yang juga Pemimpin PT Bank Sumut Cabang Sibolga.

Syarfi menambahkan, penerima manfaat dana Bazda tidak hanya kaum fakir dan anak yatim, juga disalurkan dalam bentuk beasiswa bagi siswa SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk mendukung pendidikan.

Pada kesempatan itu, Syarfi Hutauruk mengungkapkan, pertumbuhan penghimpunan dana ZIS pada Bazda Kota Sibolga tersebut, setelah pemberlakuan pemotongan gaji PNS yang beragama Islam sebesar 2,5% perbulan.

“Hal itu sesuai ketentuan hukum dan syariat Islam. Kebijakan itu awalnya dikritik dan dikecam. Tapi saya tak peduli, karena kebijakan tersebut nantinya dapat saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” tegasnya.

Syarfi kemudian mengimbau para mustahiq penerima manfaat untuk menggunakan dana santunan tersebut dengan baik menyambut Hari Raya Idul Fitri 1436 H. “Ditengah sulitnya perekonomian bangsa saat ini, kita harus ikhlas menjalankan ibadah puasa kita. Ayo kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita menjadi orang yang Muttaqin,” ujarnya. (juniwan)

Sumber : medanbisnis

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar