Home / Seputar Madina / Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan


Para Peserta Diimbau Sudah Hadir Pukul 08.30 WIB

SIDIMPUAN ,
Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), akan digelar serentak besok, Rabu (15/12). Dan sedikitnya 74 sekolah diliburkan karena ruangan sekolah dimanfaatkan untuk tempat ujian.

Keseluruhan sekolah yang diliburkan mencakup 4 sekolah di Kota Padangsidimpuan, 18 sekolah di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), 24 sekolah di Padang Lawas Utara (Paluta), dan 28 sekolah di Mandailing Natal (Madina), serta 500an ruangan kelas di Padang Lawas (Palas).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Psp, Asli Rangkuti, melalui Sekretaris panitia penerimaan CPNS Pemko Psp, Afdal, kepada METRO, Senin (13/12), mengatakan, keempat sekolah yang akan digunakan sebagai lokasi ujian adalah SMKN 1 dan 2, SMAN 6 dan SMPN 4. Dan ruangan yang dipergunakan sebanyak 73 lokal.

“Siswa yang diliburkan cuma di 4 sekolah tersebut. Hal ini sesuai dengan kerja sama yang kita lakukan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Psp,” jelasnya.

Nantinya, sambung Afdal, di dalam ruangan yang diiisi 20 peserta akan diawasi 2 pengawas dari guru sekolah yang bersangkutan. Selain itu, juga akan dikawal petugas kepolisian dari Polresta Psp, Satpol PPm dan BKD, sekaligus dibantu tim pengawas independen.

“Tahun lalu tim dari BKN Regional IV Medan dan tim provinsi melakukan sidak. Nantinya, tim ini juga akan mengawasi pelaksanaan ujian CPNS di Psp,” ucapnya.

Afdal menambahkan, untuk soal ujian masih seperti pengalaman tahun lalu. Lembar soal dan jawaban akan dijemput oleh 2 polisi dari Polresta Psp dibantu Dishub, Satpol PP, dan BKD yang akan diserahkan oleh pihak Universitas Sebelas Maret, Solo. Lalu, dibawa lagi bersama dengan pihak universitas didampingi tim dari Psp ke Kota Psp.

Selanjutnya, lanjut Afdal, lembar soal dan jawaban yang disegel tersebut direncanakan tiba Selasa (14/12). Sebelum dibagikan, soal-soal itu diinapkan di Mapolresta Psp.

“Mungkin Selasa (14/12) (hari ini,red) soal sudah tiba di Psp dan akan diinapkan di Mapolresta Psp untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan soal-soal tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh Afdal menerangkan, bila sudah selesai sesuai dengan teknisnya maka lembar soal dan jawaban akan kembali dikirim ke Universitas Sebelas Maret di Solo dengan mendapat pengawalan dari petugas Polresta bersama Pemko.

Afdal menegaskan, seluruh peserta ujian diimbau mengenakan pakaian rapi dan tidak diperkenankan memakai kaus oblong, membawa pensil 2B, penghapus, rautan, serta dilarang membawa HP dan kalkulator ke dalam ruangan ujian.

“Lebih lengkapnya kepada peserta, diimbau untuk membaca kembali pengumuman penerimaan yang sudah kita sebarkan,” imbaunya.

18 Sekolah di Tapsel Libur

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tapsel, Drs Marasaud Harahap, melalui Kepala Bidang (Kabid) Dikmenti, Drs Sultani, menegaskan, seluruh siswa di 18 sekolah di Kecamatan Batang Angkola diliburkan, Rabu (15/12). Sebab, sekolah-sekolah tersebut digunakan untuk ujian CPNS. “Saat ini pihak sekolah bersama BKD sedang menyusun meja dan nomor ujian CPNS di tiap sekolah,” ujar Sultani, Senin (13/12).

Di Paluta, 24 Sekolah jadi Lokasi Ujian

Sebanyak 24 sekolah negeri atau sedikitnya 172 ruangan di dua kecamatan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), akan digunakan sebagai lokasi ujian CPNS, Rabu (15/12).

Rinciannya, 16 SD, 5 SMP, dan 3 SMA.

“Siswa di 24 sekolah itu diliburkan. Tetapi, para guru dilibatkan untuk pengawasan ujian CPNS,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta, Drs Mora Harahap,

melalui ketua sub tim panitia CPNS, Lairar Rusdi Nasution SSTP, kepada METRO, Senin (13/12) sore.

Plt Kadis Pendidikan Paluta, Drs Hazairin Hasibuan, menambahkan, seluruh guru dan kepala sekolah yang menjadi pengawas ujian CPNS diharapkan benar-benar melaksanakan tugasnya sebagai pengawas. “Kita minta para guru maupun kepala sekolah agar proaktif melaksanakan tugasnya sebagai pengawas ujian CPNS di Paluta,” pungkasnya.

Madina Siapkan 28 Sekolah

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyiapkan 28 sekolah di Kecamatan Panyabungan sebagai lokasi ujian CPNS.

Kepala BKD Madina, Asrul Daulay Sip, melalui Sekretaris BKD, A Hamid Sip, dan Kabib Pengembangan dan Pembinaan Pegawai, Drs Dahyar, mengatakan, lokasi ujian untuk CPNS Madina tersebar di 28 sekolah di Kecamatan Panyabungan.

Menurut keduanya, BKD Madina melalui panitia seleksi CPNS telah melakukan komunikasi dengan kepala sekolah yang sekolahnya diikutkan sebagai lokasi ujian.

“Tadi pagi (Senin (13/12), red), kami telah berkomunikasi dengan kepala sekolah masing-masing, sekaligus mengunjungi sekolah-sekolah yang dilokasikan sebagai tempat mengikuti ujian CPNS. Semuanya berada di Kecamatan Panyabungan terhitung mulai Desa Parbangunan hingga Desa Gunung Tua,” sebut Hamid.

Dirincikan Hamid, sekolah yang berjumlah 28 tersebut, yakni 3 SMA, 3 SMK, 4 SMP, dan 18 SD. Setiap ruang ujian akan ditempatkan 2 pengawas yang diambil dari guru-guru sekolah bersangkutan. Apabila masih kurang, BKD telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memakai jasanya terkait pengadaan pengawas ruang ujian.

Selanjutnya, untuk jadwal ujian, para peserta diimbau memasuki ruangan pada pukul 08.30 WIB. “Ujian akan dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB. Dan pembagian lembar soal ujian dilakukan setengah jam sebelumnya atau pukul 08.30 WIB,” sebut Hamid.

Palas Gunakan 500 Ruangan

Sementara itu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Padang Lawas (Palas) akan menyediakan 500 ruangan untuk 10.151 peserta ujian CPNS. Seluruha ruangan tersebut tersebar di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Barumun, Lubuk Barmun, Ulu Barumun dan Sosa.

Kepala BKD Palas, Hamzah Hasibuan, didampingi Kabid Mutasi BKD, Zulkarnain Nasution, mengatakan, nantinya pada pelaksanaan ujian CPNS setiap ruangan akan dikawal dua pengawas yang sudah disiapkan BKD.
“Saat pelaksanaan ujian, anak-anak sekolah akan diliburkan. Hal itu sesuai dengan hasil koordinasi dengan Disdik Palas,” ujarnya kepada METRO, belum lama ini. (phn/ran/thg/wan/amr)

191 Berkas Tak Penuhi Syarat

Di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), jumlah berkas pelamar keseluruhan yang diterima BKD selama pendaftaran, Sabtu (20/11) hingga Sabtu (4/12), mencapai 5.277 berkas. Namun, setelah dilakukan verifikasi berkas yang berhak ikut sebagai peserta ujian sebanyak 5.086 orang, sedangkan 191 berkas lainnya dinyatakan tak memenuhi syarat.

“Jumlah peserta ujian CPNS sebanyak 5.086 orang. Dan berkas yang tak memenuhi syarat sebanyak 191,” kata Kabid Pengembangan dan Pembinaan Pegawai BKD Madina, Drs Dahyar, kepada METRO, Senin (13/12).

Madina Kerja Sama dengan Unpad
Dalam pengadaan soal CPNS tahun ini, Pemerintah Kabupaten Madina kembali bekerja sama dengan Universitas Padjajaran (Unpad) seperti tahun lalu. PT ini dipilih Pemkab Madina mengingat hasil penerimaan CPNSD tahun 2009 lalu hasilnya cukup memuaskan. Di samping itu biaya yang dikeluarkan juga cukup ekonomis. (wan)

Poresta Psp Turunkan 25 Personel

Kapolresta Psp, AKBP Andi Syahriful, melalui Kabag Ops, Kompol Darvin Purba, mengaku, pihaknya akan menurunkan 25 personel untuk mengawal pelaksaan ujian. Jumlah tersebut sesuai dengan permintaan Pemko Psp.

“Keseluruhan personil yang kita turunkan sesuai dengan permintaan dari Pemko Psp. Saat ini, 2 anggota kita sedang berada di Medan untuk mengawas soal yang sedang dijemput. Mungkin soal-soal tersebut sampai di Mapolresta, Selasa (14/12), dan akan diinapkan di Mapolresta sebelum dibagikan waktu ujian,” jelasnya.

Di Madina, 1 Ruangan Dikawal 3 Polisi

Sedangkan untuk pengamanan ujian di Kabupaten Madina melibatkan puluhan personel dari Polres Madina. Setiap sekolah yang menjadi lokasi ujian akan ditempatkan 2 personel Polres Madina sebagai pengamanan. “Setiap sekolah dikawal 2 personel polisi sedangkan untuk sekolah yang ruangannya dipakai hingga belasan akan ditempatkan 3 polisi,” kata Kabid Pengembangan dan Pembinaan Pegawai BKD Madina, Drs Dahyar, kepada METRO, Senin (13/12). (phn/wan)

28 Nomor Ujian Belum Dijemput
8 Psp dan 20 Tapsel

Sementara itu sebanyak 8 nomor ujian belum diambil oleh peserta. Rinciannya, tenaga kesehatan 1, teknis 1, keguruan 5. “Mungkin pada hari terakhir pengambilan nomor ujian delapan peserta itu mengambilnya,” ujar Afdal.

Di Tapsel, hingga Senin (13/12) sekira pukul 15.30 WIB, 20 nomor ujian peserta CPNS Tapsel belum juga diambil peserta. “Namun, bisa saja nanti diambil jelang tutup kantor sekira pukul 16.15 WIB,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tapsel, Drs Aswad Daulay SH MH melalui Kepala Bidang (Kabid) Penerimaan dan Perencanaan Pegawai, Syafi’i, Senin (13/12). Kemarin, ia bersama seorang staf BKD, dikawal 2 personel Polres Tapsel dan 1 anggota Satpol PP Tapsel, berangkat ke USU, Medan untuk menjemput Lembar Jawaban Komputer (LJK) dan naskah soal serta blangko lainnya.

Direncanakan, Selasa (14/12), tim dari Tapsel yang menjemput soal dan LJK akan kembali ke Tapsel didampingi pihak BKN dan BKD Provinsi Sumut. Nantinya, soal dan LJK langsung dibawa ke lokasi ujian di 18 sekolah di Kecamatan Batang Angkola. Dalam artian, LJK dan naskah soal tidak sampai bermalam di Tapsel.

“Dari Medan, naskah soal dan LKJ langsung diantar ke lokasi ujian,” terang Syafi’i.

Hal-hal lain yang diatur dalam pelaksanaan ujian CPNS, sambungnya, antara lain, peserta ujian berpakaian bebas dan rapi, memakai sepatu, dan tidak diperkenankan membawa buku catatan, senjata tajam, handpone, kalkulator dan alat elektronik lainnya. Untuk pria memakai baju kemeja dan celana panjang tidak diperkenankan memakai kaus dan celana jens, sedangkan untuk wanita, memakai blus dan rok, tidak diperkenankan memakai kaus dan celana jeans. (phn/ran)
Sumber : Metro Tabagsel

Comments

Komentar Anda