Home / Dakwah / Birmingham Menyambut Para Mualaf

Birmingham Menyambut Para Mualaf

Menjadi mualaf berarti menjadi asing dan terkucil. Itulah yang sering dirasakan para mualaf karena terusir dari keluarga dan kehilangan teman-teman.

Tapi, bagi mualaf di Kota Birmingham, Inggris, mereka tak perlu khawatir diasingkan. Mualaf Birmingham selalu mendapat tempat di tengah komunitas Muslim kota tersebut.

Komunitas Muslim Birmingham sangat antusias dalam menyambut para mualaf dan mengajak mereka untuk lebih mendalami agama.

Mereka memang sangat ulet dalam berdakwah. Sering kali masyarakat umum diundang untuk sekadar menilik apa itu Islam. Tak heran jika kemudian jumlah mualaf di sana terus meningkat.

Para mualaf pun mendapat fasilitas istimewa dengan selalu disediakan sarana belajar. Masjid dibuka lebar untuk mereka, bahkan untuk masyarakat sekitar. Di sana, mereka belajar mengenai Islam. Budaya Islam pun diajarkan setiap sore.

“Berharap orang yang meninggalkan tempat kami telah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang Islam. Jadi, kami mencoba untuk menetralisasi beberapa hal yang mungkin mereka pernah dengar, namun tak mengerti,” ujar seorang dari komunitas Muslim Birmingham, Ashfaq Taufique.

Upaya ini bagi masyarakat umum dan mualaf bermula sejak Ramadhan lalu. Tapi, banyaknya antusiasme membuat pihak masjid terus melanjutkannya hingga kini.

Siapa pun warga yang tertarik, diizinkan belajar. Siapa pun mualaf yang baru memeluk Islam, akan disambut baik.
Inggris merupakan negara Eropa yang memiliki angka tinggi dalam peningkatan jumlah Muslimin.

Pada 2008 terdapat 1,65 juta Muslim atau sekitar 2,7 persen dari total populasi Inggris. Meningkat pada 2010, sebanyak 2,8 juta Muslim tinggal di negara monarki konstitusi tersebut dengan persentase sebesar 4,6 persen dari total penduduk. Komunitas Muslim Inggris yang cukup banyak berada di Kota London dan Birmingham. (republika.co.id)

Comments

Komentar Anda

One comment

Silahkan Anda Beri Komentar