Home / Seputar Madina / Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Janji-janji Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution memberantas korupsi mulai memperlihatkan sebagai janji kosong.

“Buktinya, hingga kini Kadis Kelautan dan Perikanan masih aman menjabat padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Mawardi Borotan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (14/7).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Zamaluddin Nasution sudah hampir setahun ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Panyabungan dalam dugaan korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu sebesar Rp 1,2 Miliar.

Demikian juga Kepala Dinas Kesehatan Madina, Drg.Ismail Lubis masih tetap menjabat meski telah divonis Pengadilan Negeri Panyabungan tanggal 2 Juli 2015 dengan pidana  penjara 4 bulan dengan masa percobaan 8 bulan dalam kasus penghinaan terhadap wartawan.

Drg. Ismail Lubis menjadi terdakwa berawal dari upaya wartawan yang ingin menindaklanjuti dugaan kasus KKN dalam program BPJS Madina bulan Januari – Juni tahun 2014, yang dananya di duga diendapkan  mencapai lebih kurang Rp.5 Milliar.

“Saya heran, mengapa bupati masih mempertahankan pejabat begini. Ataukah bupati selama ini hanya membohongi rakyat? Wallohu’aklam,” katanya.

Selain dianggap membohongi rakyat karena mempertahankan pejabat yang korup, bupati Mandailing Natal (Madina) juga dinilai tidak mematuhi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Di dalam ketentuan undang-undang ASN  pada pasal 88 ayat 1 poin C, jelas mengatakan bahwa PNS yang sedang menjalani proses hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka, maka akan di berhentikan sementara,” ungkap Mawardi..

Bila mengacu pada ketentuan undang-undang itu, semestinya Bupati Madina tidak ada alasan untuk mempertahankan para pejabat yang telah ditetapkan menjadi tersangka atau terpidana.

Akan tetapi kenyataannya, tetap saja ada pejabat di Madina sekalipun  telah ditetapkan sebagai terpidana atau menjadi tersangka dalam berbagai kasus tindak pidana, masih saja memegang jabatan strategis.

“Karena itu sangat wajar jika sikap bupati ini dipertanyakan elemen masyarakat Madina tanpa harus takut,” ujarnya.

 

Peliput : Jeff

Editor   : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar