Home / Artikel / Camar Laut Biru

Camar Laut Biru

 

Karya: Leli Marito

Mata indah gadis itu tak henti menghitung burung camar yang ada di angkasa. Kakinya yang  mungil menari-nari di atas ombak samudra. Kapal yang bertuliskan "Jack Sparrow" terlihat melaju kencang ke arah selatan menuju pulau Wakatobi yang indah.

"Ibu…nyampenya berapa lama lagi?," ucap gadis itu tak sabar ingin segera menjejakkan kaki di pantai Wakatobi.

"Sekitar satu jam lagi, nak. Perjalanan masih jauh, tidurlah agar perjalanan terasa lebih singkat," jawab wanita paruh baya itu dengan penuh kasih sambil memegang topi bundarnya agar tak terbang dibawa angin.

Seketika, wajah wanita paruh baya itu berubah menjadi muram dan haru. Sebersik terlintas di pikiranya betapa malangnya anak gadisnya ini. Matanya terpejam sambil mengingat kejadian satu tahun lalu.

1 tahun lalu
"Ibu…!!! Tolooong Clara ibu..ibu..tolong Clara !!!," teriak gadis dengan penuh harap saat badannya disergap tiga pria gagah.

Plaakkk!!! Tamparan mendarat tepat di pipi mulus gadis cantik ini.
"Kamu gak usah ngeyel !!, gak usah dramatis !!, kita lihat saja, apa ibu dan ayahmu benar sayang padamu..!! Jika dua jam lagi mereka tak datang menyelamatkanmu dengan uang 200 juta itu, ya..siap-siaplahh kauu kami bunuh!!," ucap pria hitam berkumis tebal dengan mencolek dan mengelus pipi clara.

"Tolong saya..om..bebaskan saya om," tangis clara mengemis kepada ketiga pria itu. Namun, si pria hitam malah beringas dan memukul kepala Clara hingga pingsan.

3 jam kemudian, Clara terbangun dengan keaadaan tubuh tanpa sehelai benang dengan kepala terbentur pipa besi.

"Tuhan..!!! Apa yang kau lakukan apdaku. Kau tak menyelamatkanku. Tuhan, kau tak adil !" teriak Clara, namun membuat tiga pria itu memukul Clara lagi dan pergi sambil berkata
 "kau..tak berguna, ternyata keluargamau tak sayang padamu".

                                                                   ***
"Anakku, kau begitu malang, kau hancur karena ketidakpedulian kami. Ibu menyesal mengabaikanmu dulu," ucap ibu Clara dengan menangis tersendu-sendu.

 

Biodata:
Leli Marito adalah pelajar SMA Negeri 1 Siabu, kelas 2 IPA. Tinggal di Bonan Dolok, Siabu, Mandailing Natal.
 

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar