Home / Seputar Madina / Cetak Sawah di Hutapuli Diharapkan Jadi Areal Percontohan

Cetak Sawah di Hutapuli Diharapkan Jadi Areal Percontohan

Wakil bupati madina 210912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengatakan, areal percetakan sawah baru di Rura Sitata dan Saba Paya Bolak Desa Hutapuli seluas 250 hektare diharapkan sebagai areal percontohan dalam meningkatkan produksi padi nasional.

“Kecamatan Siabu selama ini salah satu lumbung padi di Kabupaten Madina, namun akibat tingginya alih fungsi lahan ke perkebunan dan pemukiman produksi gabah pun jadi berkurang. Sementara pertambahan penduduk juga meningkat dari tahun ke tahun yang tentunya kebutuhan pangan juga meningkat,” kata Dahlan di hadapan ratusan calon pemilik lahan cetak sawah baru saat memasuki musim tanam, Sabtu (15/9).

Karena itu, untuk memenuhi kekurangan pangan tersebut pemerintah pusat membuat program percetakan sawah baru. “Dan, untuk Madina cetak sawah baru dilakukan di Kecamatan Siabu,” kata Dahlan.

Dikatakannya, bagi para peserta calon pemilik lahan cetak sawah baru ini juga diharapkan dapat memanfaatkan semaksimal mungkin demi untuk membuka usaha baru dibidang pertanian yang menjadi salah satu sumber usaha secara turun temurun.

“Fasilitas yang diberikan pemerintah dengan berbagai bantuan, mulai dari pembukaan lahan, bibit, pupuk, pestisida, sampai kepada alat pertanian secara lengkap harus dijadikan sebagai contoh untuk mendaptakan hasil maksimal. Apalagi lahan ini tergolong subur serta diairi dari berbagai sumber mata air dan adanya bendungan Sungai Batang Angkola sebagai pemasok air untuk kebutuhan lahan pertanian warga nantinya,” sebutnya.

Upaya pemerintah membuka lahan sawah baru ini kata Dahlan juga dibarengi dengan kemauan para petani dalam menjalankan program peningkatan pangan. “Kita tahu masyarakat Madina ini masih berpenghidupan dari pertanian yang tentunya kita juga tidak lupa untuk mendorong Dinas Pertanian agar meningkatkan perannya mulai dari UPT Pertanian hingga petugas Penyuluh Pertanian Lapangan yang bisa mengawal proses pertanian mulai dari tata cara bertani hingga kepada pemasarannya,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Desa Hutapuli, Baital Nasution menuturkan, pembukaan cetak lahan sawah baru ini akan menuai banyak manfaat, karena tidak hanya membuka peluang usaha saja tapi juga memberikan penghasilan padi setiap musim tanam.

“Kita hanya berharap agar pemilik lahan tidak mengalihkan fungsi lahan ini nantinya dari areal pertanian ke perkebunan. Karena kita harapkan daerah ini sebagai salah satu pemasok beras terbesar nantinya di Kecamatan Siabu,” kata penuh harap.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga didampingi Kepala UPT Dinas Pertanian Siabu dan sejumlah stafnya, hanya bisa mendorong petani untuk terus melakukan peningkatan program kerja demi mengejar musim tanam serentak. “Kita harapakan areal percetakan sawah baru ini bisa panen sekali di tahun 2012 ini. Tinggal kemauan dan upaya kerja keras petani, karena segala upaya yang bisa kita lakukan untuk percepatan pembangunan melalui program ini sudah kita maksimalkan,” sebutnya. (mb)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar