Home / Berita Sumut / DPRD Sumut : SKPD Jangan Taunya Minta Tambahan Anggaran Saja

DPRD Sumut : SKPD Jangan Taunya Minta Tambahan Anggaran Saja


MEDAN –
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aduhot Simamora, meminta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintahan Daerah Provinsi Sumut jangan hanya meminta penambahan anggaran di Perubahan APBD 2011. Lebih dari itu, penyerapan anggaran memasuki semester II tahun ini, harus diprioritaskan.

“Jangan hanya minta penambahan anggaran saja taunya SKPD. Tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana agar anggaran yang sudah ada bisa terserap hingga akhir tahun,” jelas Aduhot, yang juga Ketua Komisi E DPRD Sumut ini kepada wartawan di Medan, Minggu (24/7).

Dia mengaku heran atas sikap sebagian besar pimpinan SKPD saat ini yang justru fokus meminta penambahan anggaran di P-APBD daripada menyerap anggaran yang sudah tersedia. Beberapa contoh yang tidak baik menurutnya, sudah ditunjukkan SKPD menyusul rata-rata penyerapan anggaran yang rendah di semester I.

Seharusnya lambannya penyerapan anggaran tidaklah terjadi, jika dari awal ada komitmen percepatan penyerapan dari masing-masing SKPD. Dia mengatakan, penyerapan anggaran lebih cepat di semester I, akan berdampak positif bukan saja pada pencapaian program kinerja dinas, melainkan bisa dinikmati masyarakat. “Anggaran kan ibarat stimulan masyarakat, artinya sebagai penggairah untuk geliat ekonomi masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Anggaran berdampakbesar pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Atas alasan-alasan ini juga lah makanya APBD2011 diketok lebih awal atau Oktober 2010,” sebut politisi Partai Hanura ini.

Khususnya pada komisi yang dia tempati saat ini, yakni Komisi E, Aduhot mengatakan akan mengkaji terlebih dahulu apakah suatu SKPD mitra kerja komisi layak didukung untuk ditampung penambahan anggaran di P-APBD. Kajian meliputi sejauh mana kemampuan SKPD menyerapanggaran pada semester I maupun dari sisi penting tidaknya suatu program atau kegiatan yang diusulkan.

“Artinya kita bukan tidak mendukung penambahan anggaran, tetapi yang terpenting harus dilihat sejauh mana manfaatnya untuk masyarakat. Jika hanya sekedar mempermak program-program SKPD, ya untuk apa kita dukung. Sia-sia anggaran itu nantinya, bagusan kita rembukkan untukdiusulkan di APBD tahun mendatang dengan tetap berprinsipkan berdampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.(afr /tribun-medan.com)
Sumber : tribunnews.com

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar