Home / Seputar Madina / Dranaise di Siabu Tak Berfungsi

Dranaise di Siabu Tak Berfungsi



Panyabungan, (MO) –
Drainase yang dibangun pada TA 2012 lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tak berfungsi. Sebab, drainase tersebut menjadi sarang nyamuk akibat air selalu tergenang pada drainase.
“Kita heran dengan pembangunan drainase yang ada di Desa Huraba ini, karena sejak dibangun drainase tersebut menjadi sarang nyamuk.

Air yang berada di dalam drainase tersebut tidak bisa mengalir akibat dari tingginya lantai untuk pembuangan air,” kata Sulaiman (48) salah seorang masyarakat Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Madina kepada wartawan, Senin (28/1).

Sulaiman mengatakan selama ini atau sebelum ada drainase tersebut, apabila musim penghujan ada genangan air di daerah itu, namun setelah selesai hujan air akan surut dan mongering.

“Namun sekarang ini setelah adanya bangunan drainase malah air tidak pernah kering sehingga menjadi sarang nyamuk dan menimbulkan bau yang tak sedap,” ujarnya.

Apalagi, katanya, Kecamatan Siabu merupakan salah satu daerah garis merah indemis malaria, ditambah dari adanya air yang menggenang di dalam draenase sehingga nyamuk-nyamuk akan bersarang dan bertelur di dalam air yang tergenang itu.

“Coba kita lihat sekarang ini, sudah lebih kurang satu minggu tak hujan, tapi drainase masih digenangi air. Sekarang ini warna air berubah menjadi biru, kita khawatir jentik-jentik nyamuk akan bersarang di dalam air masyarakat sekitar akan terserang oleh nyamuk malaria mengingat daerah ini merupakan daerah indemis malaria,” tegas M Pulungan warga lain.

M Pulungan mengatakan, warga selalu membaca pada spanduk-spanduk Distarukim Sumut yang mottonya membuat lingkungan yang sehat dan bersih. ”Bagaimana motto akan tercapai apabila pembangunan yang dilakukan seperti ini tanpa ada perencanaan yang matang. Seperti kita ketahui bersama bahwa air akan mencari daerah terendah,” katanya. (Mb)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar