Home / Seputar Tapsel / Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp


Mahasiswa Kumpul Bukti
SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) Kota Padangsidimpuan (Psp) sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Psp tahun 2010. Pengumpulan bukti-bukti ini sesuai permintaan dan informasi yang diterima dari beberapa pelamar CPNS.
“Kita belum bisa beritahukan formasi apa dan siapa nama CPNS yang lulus dan diduga ‘bermasalah’ tersebut, karena saat ini kita sedang kumpulkan bahan untuk kita serahkan ke aparat penegak hukum. Kita harus punya data akuratlah, biar jangan dibilang omong kosong saja. Kalau sudah lengkap akan kita publikasikan semuanya. Kita juga tidak ingin gegabah,” kata Ketua AMPBB, Andi Lumalo Harahap didampingi anggotanya Halomoan Harahap kepada wartawan, Rabu (29/12).
Diutarakan keduanya, berdasarkan data sementara disebutkan, di salah satu formasi di mana seorang pelamar namanya dicantumkan sebagai pemenang CPNS. Sementara pengakuan dari rekan sebangkunya, yang bersangkutan pada saat ujian tidak hadir. “Data sementara yang kita dapatkan adalah nama, formasi, lokasi ujian serta teman sebangku pemenang CPNS itu yang mengaku tidak melihat pemenang tersebut ikut ujian. Sementara di pengumuman ternyata menang di urutan 3. Jadi kita lihat ada dugaan pelanggaran. Kita belum bisa bilang jika BKD yang diduga bermain atau apa, hanya saja saat ini kita lihat ada dugaan pelanggaran. Dan untuk pembuktiannya, kita sekarang sedang kumpulkan bukti dan data-data saat pelaksanaan ujian,” ungkapnya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Psp, H Khoiruddin Nasution menuturkan, pengumpulan data-data oleh mahasiswa terkait adanya dugaan pelanggaran penerimaan CPNS Psp, adalah sah-sah saja.
“Asalkan datanya akurat, jangan fitnah, karena Pemko Psp sudah berulangkali mengatakan bahwa pelaksanaan CPNS bersih dan transparan. Jadi kita persilakan adik-adik mahasiswa untuk membuktikannya. Jika memang terbukti, kita siap mendesak Pemko agar segera menyelesaikannya dan menyerahkannya kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Psp, Asli Rangkuti kepada METRO, Rabu (29/12), menegaskan, pelaksanaan penerimaan CPNS Psp tahun 2010 bersih dan transparan. Dan ucapannya tersebut selalu diulangnya dalam setiap kesempatan.
Diberi Hadiah
Sementara itu Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengimbau kepada pelamar CPNS Palas tahun 2010 yang belum lulus untuk bersabar. Bukan sebaliknya, membuat suasana tidak kondusif di Palas dengan menyebutkan penerimaan CPNS Palas tidak bersih, sementara pelamar tersebut tidak memiliki bukti.
“Kalau sudah kalah, diharapkan bersabarlah. Bukan sebaliknya dengan menyampaikan ucapan-ucapan kekesalan yang tidak jelas dengan mengatakan penerimaan CPNS Palas 2010 tidak murni,” kata Ketua GP Ansor Palas, Abdul Rahman Daulay kepada METRO, Rabu (29/12). Rahman menegaskan, jika ada menemukan pelamar CPNS yang lulus terlibat KKN, warga atau pelamar diminta segera melaporkannya ke pihak yang berwajib.
“GP Ansor sebagai organisasi intelektual juga siap menerima laporan dari masyarakat untuk diadvokasi ke pihak berwajib jika ada menemukan tindak KKN dalam penerimaan CPNS Palas, apalagi sampai sogok menyogok. Bahkan, kita akan memberikan hadiah bagi yang menemukan ada indikasi kecurangan penerimaan CPNS,” ungkapnya.
Ditanya hadiah apa yang akan diberikan, Rahman mengatakan hadiahnya berupa imbalan jasa yang menggiurkan yakni uang. Namun, Rahman tidak menyebut jumlah nominalnya.
“Tapi yang pasti kita akan berikan hadiah, itu janji kita. Karena adanya keberanian masyarakat dalam mengungkap tabir KKN,” tukasnya. (phn/amr)
Sumber : Metro Tabagsel

Comments

Komentar Anda