Home / Dakwah / Eman, Bantu Siapa Saja yang Ingin Mengenal Islam

Eman, Bantu Siapa Saja yang Ingin Mengenal Islam

Eman lahir di Italia, namun ia besar dan tumbuh di Australia. Secara tradisi, ia penganut Katolik. “Ini yang saya pertanyakan. Mengapa saya harus memeluk Katolik, dan keluarga saya mengatakan, semua orang Italia menganut Katolik,” kenang dia seperti dilansir onislam.net, Jumat (23/11).

Dalam pemahaman Eman, apakah harus mengikuti orang tua padahal itu adalah urusan agama. Pada akhirnya, Eman punya cara untuk menerima itu meski memang tidak memuaskannya. “Atas khendak Allah, saya bertemu dengan seorang Muslim, ini merupakan interaksi pertamaku dengan umat Islam,” kata dia.

Melalui interaksi itu, potongan-potongan jawaban tentang apa yang ia tanyakan mulai muncul. Hal itu semakin konkret ketika ia membaca Alquran. “Saya mulai membaca itu. Saya juga baca literatur tentang shalat, dan akhirnya berdoa lima kali sehari,” kata dia.

Suatu hari, ibunya menemukan Alquran di kamarnya. Ini yang membuatnya menjadi sasaran kemarahan keluarganya. Ibunya begitu terpukul. “Ibuku mengancam, kalau saya menjadi Muslim, saya tidak diakui keluarga,” ucapnya.

Tapi Eman tak gentar. Ia tetap melanjurkan apa yang ia pilih. “Saya sungguh-sungguh menjalani kehidupan Islam,” ucapnya.

Eman pun akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat. Saat itu juga, ia kenakan jilbab. “Memang tidak mudah, karena saya harus menyelesaikan masalah dengan keluarga dan merintis jalan mendapat ridha Allah. Intinya saya tidak peduli dengan komentar orang lain,” kata dia.

Selanjutnya, ia mulai menghubungi keluarganya. Ini dilakukannya dengan harapan ada kemudahan datang dari Allah atas niat baiknya ini. Benar saja, ibunya mulai menerima identitas barunya. Namun, cobaan kembali datang. Keuangan Eman memburuk. Sementara, ia harus memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

“Saya berusaha untuk tidak mengkhianati komitmen. Saya selalu berterima kasih kepada Allah SWT untuk itu,” kata dia.

Kini, dia tak sendiri. Banyak orang di sekitarnya memeluk Islam. Ini menjadi pelipur lara baginya. “Saya berterima kasih kepada Allah. Begitu luar biasa membantu orang lain menuju Muslim. Insya Allah, saya akan coba membantu siapa saja yang ingin mengenal Islam,” kata dia. (rmol)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar