Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mendesak Pemkab Madina untuk melakukan langkah-langkah bagi percepatan pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan.

Itu dikatakan Fahrizal terkait progres pembangunan ulang komplek Pasar Baru Panyabungan yang belum memperlihatkan kemajuan signifikan pasca kebakaran Maret lalu.

Menurutnya, jika pembangunan pasar ini masih menghadapi kendala sumber dana dari APBN atau APBD Provinsi, Pemkab Madina bisa saja mencoba jalur swasta. Sebab, pihak swasta juga dimungkinkan bisa melibatkan diri dalam pembangunan pasar itu.

“Tidak semua pembangunan infrastruktur dapat dilakukan oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah, khususnya daerah otonom baru yang masih belum diimbangi dengan kapasitas SDM dan finansial yang memadai,” ujar pria yang bergelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam ini.

Oleh karenanya, menurutnya, skema kerjasama pemerintah daerah dengan pihak swasta telah ada yakni Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2005 yang kemudian direvisi menjadi Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015.

Fahrizal yang juga politisi Partai Hanura ini mengungkapkan, Pasar Baru Panyabungan bukan saja sebagai lokasi penting bagi nasib para pedagang, lebih dari itu Pasar Baru juga merupakan titik penting bagi konstlasi kota Panyabungan sebagai pusat perdagangan bagi Madina masa kini dan pusat perdagangan regional dalam jangka panjang.

Oleh karenanya, desain konstruksi pasar ini juga harus bersandar pada visi futuristik kebutuhan style 50 hingga 100 tahun ke depan.   Sebab, perkembangan kota Panyabungan untuk puluhan tahun mendatang itu tidak sama dengan masa kini.

Berbagai pembangunan infrastruktur, misalnya jalur Madina-Palas, tingkat pertumbuhan perkebunan kopi Mandailing serta riak industri kecil dan menengah akan berdampak bagi grafik kota Panyabungan di masa mendatang dari sisi kota perdagangan.

Berdasar itu, kebutuhan desain Pasar Baru Panyabungan dengan plot bukan saja pada segmen perdagangan eceran, tetapi ebh dari itu harus memiliki kapasitas sebagai pusat pasar grosir agar ketergantungan Madina terhadap Bukit Tinggi dapat diminimalisir.

Dengan demikian, pertumbuhan kota Panyabungan ke depan dapat dijawab oleh kapasitas Pasar Baru. Sehingga, pertumbuhan ekonomi masyarakat Mandailing Natal dapat lebih tergenjot dengan kehadiran pusat pasar yang multi komplek.

Pola pusat pasar seperti ini telah diterapkan oleh Pemko Padang Sidimpuan yang melakukan kerjasama dengan pihak swasta pasca kebarakan beberapa tahun lalu.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajatisu Resmikan Kantor Kejari Panyabungan

    Kajatisu Resmikan Kantor Kejari Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Kepala Kejaksaan Negeri Sumatera Utara, Muhammad Husni,SH.MH meresmikan kantor Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal, di Panyabungan, Selasa (2/2). Bangunan kantor kejaksaan ini telah berdiri sebelum Kabupaten Mandailing Natal berdiri, dan telah mendapat beberapa kali pemugaran, pertambahan bangunan terakhir dilakukan pada akhir tahun 2015. Peresmian ini merupakan salah satu agenda kunjungan kerjanya […]

  • Jika Kalau Bahwa

    Jika Kalau Bahwa

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Batubara Di media massa sering terjadi kesalahan penempatan kata “jika” dan kata “kalau“. Dua kata ini kerap menggantikan kata “bahwa“. Kata “jika” dan kata “kalau” adalah kata penghubung untuk menandai syarat (syarat-harapan). Juga berfungsi sebagai “soal-jawaban“. Tergolong dalam Konjungsi Subordinatif Syarat. Sedangkan kata “bahwa” adalah kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian […]

  • Pidato HUT Madina, Bupati Beber Capaian Hingga Ekonomi Makro

    Pidato HUT Madina, Bupati Beber Capaian Hingga Ekonomi Makro

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari ini 9 Maret 2023, Kabupaten Mandailing Natal genap berusia 24 tahun. Bupati Madina Jafar Sukahiri Nasution dalam pidatonya membeberkan capaian-capaian serta gambaran ekonomi makro daerah. Pidato itu disampaikan di hadapan Rapat Paripurna Istimewa DPRD memperingati HUT ke 24 Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, berlangsung di Gedung Serba Guna, Panyabungan, Kamis (9/3/2023). […]

  • Sisi lain Karnaval HUT RI di Panyabungan, Madina

    Sisi lain Karnaval HUT RI di Panyabungan, Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berikut ini foto-foto sisi lain kegiatan Karnaval memperingati HUT ke 78 Republik Indonesia di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Berlangsung di sepanjang Jl Willem Iskander, Panyabungan – dari titik Taman Kota Panyabungan hingga Pasar Baru, Rabu (16/8/2023). Foto/narasi: Dahlan Batubara  

  • Sambut Ramadhan: MUI Madina Keluarkan 12 Himbauan

    Sambut Ramadhan: MUI Madina Keluarkan 12 Himbauan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Dalam menyambut Ramdhan 1436, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muspida Madina mengeluarkan 12 poin himbauan kepada kaum muslimin. Himbauan ini dikeluarkan untuk kekhusyukan dan kenyamanan umat Islam melaksanakan ibadah puasa. Hal itu dikatakan Ketua MUI Madina Drs. H. Syamsir Batubara didampingi Sekretaris, Ahmad Asrin,S.Ag.MA kepada wartawan Selasa (16/6). Himbauan itu : […]

  • Sopo Godang Lambang Demokrasi Mandailing Yang Perlu Dipertahankan

    Sopo Godang Lambang Demokrasi Mandailing Yang Perlu Dipertahankan

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Syahren Hasibuan Jurnalis dan seniman tinggal di Panyabungan Sopo Godang sebuah bangunan yang bentuknya empat persegi panjang menyerupai bentuk Bagas Godang tapi lebih kecil dan terbuka serta tidak memiliki dinding. Tingginya lebih rendah dari Bagas Godang dan posisinya terletak di depan Bagas Godang berbatas dengan halaman bolak. Fungsi Sopo Godang adalah tempat musyawarah adat, […]

expand_less