Home / Berita Sumut / Golkar Akan Perjuangankan Anggaran Untuk Desa Rp 1 M

Golkar Akan Perjuangankan Anggaran Untuk Desa Rp 1 M


SIMALUNGUN : Partai Golkar akan memperjuangkan anggaran
untuk setiap desa sebesar Rp 1 miliar per tahunnya, yang diharapkan
bertujuan mempercepat pembangunan pedesaan.

Ini disampaikan Anggota DPR Ali Wongso Sinaga didampingi Ketua Fraksi
Golkar DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, kemarin saat meninjau
proyek Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (P2IP) tahun 2010 di
Kabupaten Simalungun.

Politisi dari Partai Golkar ini menambahkan, di Indonesia ada sekitar
70 ribu desa, sehingga dengan adanya anggaran tersebut, dapat
mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di
pedesaan.

“Golkar akan memperjuangan agar anggaran Rp 1 miliar untuk setiap desa
dapat ditampung,” ujarnya.
Khusus untuk di Kabupaten Simalungun, ada lima Nagori (desa) yang
mendapat proyek P2IP, yakni Nagori Tiga Runggu Kecamatan Purba, Nagori
Dolok Parmonangan Kecamatan Dolok Panribuan, Kelurahan Perdagangan IV
dan V, serta Nagori Pardomuan Nauli Kecamatan Bandar.

Setiap Nagori mendapatkan bantuan Rp 250 juta yang bersumber dari APBN tahun
2010. Proyek P2IP pengerjaanya langsung ditangani masyarakat dan
diawasi Satuan Kerja PU Cipta Karya Sumut dan Dinas Perkimbagwil
Kabupaten Simalungun.

Proyek P2IP yang dikunjungi pertama ke Nagori Dolok Parmonangan
tepatnya di Perumnas, dimana sesuai kesepakatan masyarakat
diperuntukkan untuk pembangunan saluran parit. Dalam kunjungan
tersebut, masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Ali Wongso yang
telah memperjuangkan Kabupaten Simalungun mendapatkan proyek tersebut.

Menurut salah seorang warga, boru Sinaga, selama ini daerah mereka
selalu kebanjiran, dan dengan pembangunan parit tersebut dapat
mengatasi masalah banjir selama ini.
Sedangkan di Huta Baru Nagori Dolok Parmonangan, menurut S Siregar
dari Organaisasi Masyarakat( OMS) sebagai fasilitator proyek tersebut,
bantuan P2IP digunakan masyartakat untuk membangun parit sepanjang 800
meter.

Sedangkan di Kelurahan Perdagangan, dana P2IP digunakan masyarakat
untuk pembangunan jalan cor beton di lokasi pemukiman, yang selama ini
dari tanah sehingga jika hujan akan berlumpur. Di Nagori Pardomuan
Nauli, proyek P2IP digunakan untuk membangun tembok penahan badan
jalan yang menghubungkan Huta Ganjang menuju Huta Jati. Dimana daerah
itu selama ini terisolir, karena jalan tidak ada.

Usai melakukan penijauan proyek P2IP di Simalungun, Ali Wongso Sinaga
yang juga anggota Komisi V ini menyatakan kepuasannya atas
dilaksanakannya proyek tersebut oleh masyarakat. (js)
Sumber : Eksposnews

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: