Home / Seputar Madina / Guru Harus Punya Filosofi Pengabdian

Guru Harus Punya Filosofi Pengabdian

Kasek SD Negeri 033 Huta Baringin, Siabu, Muhammad Ardi Siregar saat memperbaiki bangku sekolah

SIABU (Mandailing Online) – Profesi guru harus dipandang sebagai pengabdian, mengabdikan diri dan waktu serta ilmu yang dimiliki bagi generasi penerus.

Filosofi itu ditekankan di Sekolah Dasar Negeri 033 Desa Huta Baringin, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Pengabdian itu dirangkai pula dengan karya.

 “Sekolah adalah tempat kita untuk mengabdi dan berkarya, agar kita biasa selalu fokus untuk memajukan. Suatu kinerja harus mempunyai program dan kemauan,” ujar Kepala Sekolah SD Negeri 033, Muhammad Ardi Siregar, S.Pd menjawab Mandailing Online, Kamis (26/1/2016).

Salah satu yang ditekankakan kepada para guru adalah kontroling, menata dan meninjau anak-anak bukan saja di kelas tetapi juga di luar jam sekolah. Termasuk kegiatan extarkurikuler di luar jam belajar.

Dia berpandangan bahwa pendidikan di tingkat sekolah dasar merupakan hal yang lebih vital ketimbang di tingkat atas, sebab anak usia dini lebih rentan dan sensitive secara mental, jika gagal di tingkat dasar maka tak tertutup kemungkinan akan lebih rumit di tingkat atas.

Pernah satu kali kepala sekolah ini sedang memperbaiki bangku murid yang rusak. Mengapa tak serahkan kepada tukang? Menurutnya jika hanya soal perbaikan bangku yang rusak tak perlu diserahkan kepada tukang karena biaya untuk tukang lebih bagus dipakai untuk keperluan lain sekolah.

SD ini termasuk sekolah yang selalu meraih prestasi di sejumlah dan jenis perlombaan di tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

Dia berharap kepada seluruh masyarakat, komite agar selalu turut membantu dan mengkontrol sekolah itu agar menjadi lebih maju lagi.

Peliput  : Jakfar Nasution

Editor    : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar