Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Harimau Muncul di Gutungtua, Pangguris Takut Mangguris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
  • print Cetak

Harimau Sumatera ilustrasi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Harimau muncul di kebun kawasan Gunungtua raya Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina).

Kemunculan jenis harimau Sumatera ini sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir. Akibatnya, banyak petani penyadap karet (pangguris) takut ke kebun menyadap karet (mangguris).

Sejumlah warga Desa Gunungtua Julu dan Desa Gunungtua Lumban Pasir, Jum’at (21/6/2019) kepada Mandailing Online di warung Taisir Gunugtua Julu menyebutkan, harimau itu awanya muncul di kebun kawasan Talap sekitar 2 pekan lalu.

“Berdasar jejak kakinya, harimau itu sudah dewasa,” sebut Upin warga Desa Gunungtua Julu yang diamini warga lainnya.

Dua dari belasan ekor kambing milik Yusuf yang diternakkan di kebun Talap sudah dimangsa harimau.

Kambing itu dimangsa pada malam hari. Jejak darah kambing ditemukan pemiliknya sepanjang sekitar 100 meter dari titik kandang kambing menuju rerimbunan hutan.

Berdasar jejak darah itu, kambing-kambing tersebut diseret oleh harimau menjauh dari kandang setelah menerkamnya.

Belasan kambing yang belum dimangsa dievakuasi ke pemukiman besok harinya.

Berselang beberapa hari atau Rabu (12/16/2019) lalu, sejumlah warga Desa Gunung Tua Julu menemukan jejak kaki harimau di pinggir sungai Rantopuran tak jauh dari kebun Talap. Di lokasi itu juga ditemukan bangkai saparuh tubuh babi yang dipastikan sisa yang tak habis dimakan harimau.

Sejauh ini belum ada kabar adanya korban manusia atas kemuculan harimau tersebut.

Kemunculan harimau bukan saja di kawasan kebun Talap, tetapi juga sudah muncul di kawasan kebun Padang Harapan yang juga kawasan Gunungtua raya. Sehingga banyak petani karet di kawasan Padang Harapan, Sialapayung, Aek Salak dan Padang Kalas takut ke kebun.

Sementara itu, Kepala Desa Gunungtua Lumban Pasir, Zulham Riadi menjawab Mandailing Online, Jum’at (21/6) menyatakan sebanyak 4 kepala desa telah menyurti pihak polisi dan Balai TNBG dan BKSDA Madina terkait kemunculan harimau tersebut.

Surat itu dikirim tanggal 19 Juni 2019. Keempat kepala desa yang menyurati itu meliputi kepala desa Gunungtua Julu, Gunungtua Lumban Pasir, Gunungtua Tonga dan Gunungtua Panggorengan.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat : Nasib Kepala Desa Gunungtua Jae di Tangan Rakyat

    Inspektorat : Nasib Kepala Desa Gunungtua Jae di Tangan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rakyat Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan akan menentukan nasib kekuasaan kepala desa mereka. Rakyat yang akan memutuskan sikap apakah masih mempercayai atau memilih mosi tak percaya terhadap kepala desa dalam forum Musyawarah Desa. Itu dikatakan Ketua Tim Pemeriksa Inspektorat Kabupaten Madina, Rahmad Daulay menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Rabu […]

  • Ini Penjelasan Kabid Aset Terkait Mobil Kontrak Dipakai Wakil Bupati Madina

    Ini Penjelasan Kabid Aset Terkait Mobil Kontrak Dipakai Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Kabid Aset BPKAD Armin Saputra Hakim Harahap mengatakan, mobil Mitsubishi Pajero yang di pakai Wabup saat ini sebagai mobil dinas, itu sudah di rental dari bulan November tahun 2022. Hal ini di karenakan mobil dinas milik Wabup yang biasa dipakai mengalami kerusakan dan sedang dalam perbaikan di Kota Medan. […]

  • Berharap Tetap di Jalan Lurus, Tapi Maksiat Jalan Terus?

    Berharap Tetap di Jalan Lurus, Tapi Maksiat Jalan Terus?

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah dan Mompreneur   Kita sadar bahwa kita hanyalah makhluk yang diciptakan. Tidak mungkin kita ada, kalau tidak ada yang menciptakan. Siapa yang menciptakan kita? Tentu saja Allah azza wa jalla, Tuhan yang Maha Menciptakan. Allah bukan saja menciptakan tapi juga memberikan aturan untuk kita. Selama ini kita sudah berusaha […]

  • Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Desa Ranjau Batu Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal kini telah memiliki bangunan madrasah. Biaya pembangunannya berasal dari Dana Desa Dan kini, anak-anak juga telah dengan nyaman belajar agama dan bahasa Arab dibangunan yang memiliki 2 lokal itu. Warga juga sangat mengapresiasi keberhasilan pembangunan gedung madrasah tersebut. Sebab, madrasah sangat urgen […]

  • Suheri-Atikah Pasangan Ideal Ubah Konstlasi Pilkada Madina

    Suheri-Atikah Pasangan Ideal Ubah Konstlasi Pilkada Madina

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Madina yang saat ini menjabat Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution membuat kejutan baru. Pertemuannya dengan Atikah Asmi Utammi Nasution, Selasa (11/2/2020) mengindikasikan keduanya akan maju sebagai calon bupati/wakil bupati yang mengubah konstlasi Pilkada 2020. Pertemuan Sukhairi-Atikah ini memiliki potensi perubahan jagat Pilkada Madina karena kedua figur ini […]

  • Gratifikasi seks lebih berbahaya

    Gratifikasi seks lebih berbahaya

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan banyak orang yang lebih tahan terhadap gratifikasi uang, dibandingkan gratifikasi seksual. “Itu fakta, gratifikasi seksual itu kadangkala lebih dahsyat daripada gratifikasi uang, itu ada banyak,” kata Mahfud di Menara Bidakara, Jakarta, hari ini. Ia melanjutkan, banyak orang yang kebal dengan uang tapi tidak kebal dengan […]

expand_less