Home / Seputar Madina / Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Satu organisasi baru yang menyatukan etnis Mandailing lintas dua negara telah terbentuk. Namanya Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI).

Organisasi ini dibentuk di Malaysia oleh para tokoh Mandailing yang ada di Malaysia dan tokoh Mandailing dari Tanah Leluhur, Sumatera, Indonesia.

Organisasi ini resmi didaftarkan di Malaysia dalam dokumen Pendaftar Pertubuhan Malaysia/The Registry of Societies Malaysia (ROS) Nomor PPM-008-14-13062014 pada 13 Juni 2014.

Presiden atau pimpinan tertinggi organisasi dijabat oleh Dato A. Tamimi Siregar untuk kawasan Malaysia, sedangkan jabatan presiden untuk kawasan Indonesia dijabat oleh H. SS Baginda Tambangan Harahap berkedudukan di Sidempuan, Sumatera, Indonesia.

Menjawab Mandailing Online, Setiausaha IMAMI untuk kawasan Malaysia, Ramli Abdul Karim Hasibuan, Kamis (26/6/2014) menyatakan bahwa IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan berusaha ke arah menjalin dan mempererat hubungan silaturahim antara suku Mandailing yang keturunannya atau dirinya lahir dan menjadi warganegara Malaysia-dengan masyarakat suku Mandailing di Tanah Leluhur atau tanah asal nenek moyang di Indonesia.

IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan bekerjasama dan bergandingan dalam pelbagai aspek bertujuan memenuhi amanat IMAMI sesuai dengan anggaran dasarnya serta tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Malaysia dan Indonesia atau tidak bertentangan dengan hubungan diplomatik kedua negara.

“Secara tidak langsung, jalinan kerjasama IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia hendaklah juga menjurus/memfokus kepada usaha membantu memperkuatkan hubungan kedua-dua negara dalam konteks pengukuhan persaudaraan dan kekitaan di kedua-dua pihak,” kata Ramli.

IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia juga akan tampil ke hadapan, yaitu kepada pihak kerajaan atau pemerintah untuk menjadi medium atau perantara bagi pihak masyarakat Mandailing di kedua-dua negara bagi membantu menyelesaikan segala isu yang muncul yang melibatkan kaum Mandailing di kedua negara.

IMAMI juga fokus pada meningkatkan kesadaran dan kefahaman masyarakat suku Mandailing di Malaysia terhadap pentingnya mencari asal usul keluarganya di tanah leluhur Mandailing serta sejarah hujirah nenek moyang dari tanah leluhur Mandailing di Sumatera ke kawasan Semenanjung Malaya pada era pra kemerdekaan dan pasca kemerdekaan Malaysia dan Indonesia. Hal ini juga berlaku bagi kaum Mandailing yang berada di provinsi lain di Indonesia.

Pencarian kembali jejak keluarga ini sebagai upaya meningkatkan ukhuwah dan rasa persaudaraan sesama masyarakat Mandailing di kedua negara.

IMAMI juga memiliki program meningkatkan kesadaran masyarakat Mandailing di Malaysia dan Indonesia bagi mempertahankan, melestarikan dan mengembang-luaskan bahasa Mandailing, kebudayaan Mandailing dan kesenian Mandailing di samping ciri-ciri khas etnis Mandailing lainnya termasuk masakan, makanan, pakaian, seni bina dan sejenisnya.

“Dalam konteks ini, memandangkan terdapat kekurangan bahan-bahan rujukan di Malaysia berkaitan hal ini, maka IMAMI Malaysia dan IMAMI Indonesia akan bekerjasama untuk menyenaraikan keseluruhan kebudayaan, kesenian dan ciri-ciri khas atau keistimewaan yang sinonim dengan masyarakat suku kaum Mandailing, supaya ia dapat disebarluaskan kepada masyarakat suku kaum Mandailing di Malaysia, sekaligus meningkatkan jati diri mereka sebagai berketurunan suku Mandailing,” ujar Ramli.

Selain bekerjasama atas dasar sesama suku Mandailing, kerjasama dan hubungan sesama masyarakat suku kaum Mandailing di Malaysia dan Indonesia juga akan disandarkan kepada agama Islam, iaitu pemantapan kerjasama mengadakan program ke-Islaman.

IMAMI juga akan mengadakan program-program lain, seperti pelatihan, pendidikan, bengkel, forum, persembahan, pertunjukan, kerjasama dengan pihak lain termasuk kerajaan atau pemerintah di Malaysia dan Indonesia dan lain-lain inisiatif atau usaha yang dianggap wajar, munasabah dan perlu untuk membantu mencapai upaya-upaya tersebut di atas.

Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar