Home / Berita Sumut / Inilah Surat Cinta Borkat-Megalia

Inilah Surat Cinta Borkat-Megalia

Cut Dian Satriana, istri Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut, Borkat Hasibuan, membeberkan tiga indikasi perselingkuhan suaminya dengan Megalia Agustina, anggota Fraksi Demokrat DPRD Sumut.

Indikasi ini dipapar Cut hanya beberapa jam setelah Megalia bersama suaminya, Muhammad Herry, menggelar konferensi pers di rumahnya, Jl Karya Kasih, Kompleks Karya Kasih Residence No 1, Medan Johor, Medan, Sabtu (18/2/2012).

Dalam konferensi pers itu, Megalia didampingi suaminya, membantah berselingkuh dengan Borkat.

Cut membeberkan salinan surat cinta Borkat kepada Megalia pada 26 Oktober 2011, atau hanya dua bulan setelah mantan anggota KPU Labuhanbatu ini menandatangani surat perjanjian tidak selingkuh dengan wanita lain 23 Agustus 2011.

Surat cinta yang ditulis tangan oleh Borkat itu berisi curahan hati seorang pria kasmaran pada perempuan kekasihnya.
Padahal saat itu, Borkat masih berstatus suami Cut dan Megalia juga berstatus istri Herry.

Selain surat cinta Borkat pada Megalia, Cut juga menunjukkan salinan faktur pembelian tiket keberangkatan suaminya berdua dengan Megalia ke Jakarta untuk Rakornas Demokrat. “Pemesanan tiket di Trophy Tour. Di faktur tersebut tercantum nama mereka berdua,” ujarnya yang ditemui di satu mal di Kota Medan, Sabtu sore.

Yang paling menyakitkan bagi Cut adalah foto Borkat dan Megalia saat di Pematangsiantar. Keduanya terlihat berfoto di rumah orangtua Megalia bersama anak sulung Megalia. “Tanggalnya saya tidak tahu. Tapi yang memberikan foto ini mengatakan mereka pernah menginap di sana,” ujarnya sambil menunjukkan foto tersebut.

Cut langsung mempertanyakan kecurigaannya tersebut kepada Borkat. Namun suaminya tetap merasa tak bersalah.
“Pernah saya tanya di rumah, dia (Borkat) bilang cintanya nggak terbendung kepada Megalia. Bagaimana caranya saya menghilangkan rasa sayang kepada Megalia. Dia malah bilang itu saat saya sedang hamil,” katanya.

Pengakuan itulah yang membuat Cut mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Medan.
Tapi karena dalam keadaan hamil, akhirnya Cut dan Borkat memilih mencabut gugatan dan berusaha memperbaiki hubungan rumah tangganya.

Bahkan Borkat membuat surat perjanjian kepada istrinya untuk tidak lagi selingkuh. Namun semua itu sia-sia, karena Borkat terus berselingkuh.

Bahkan sejak 5 Februari 2012, Borkat tak pernah lagi pulang ke rumah istrinya.

“Enggak tahu saya ke mana, kami nggak pernah berhubungan lagi,” ujar Cut.(tribun)

“Saya sudah sangat tersakiti. Mungkin setelah melahirkan akan saya gugat cerai lagi,” katanya.

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar