Home / Berita Sumut / Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

MEDAN, – Menanggapi ungkapan dari beberapa media yang memberitakan Mahfud MD mengancam balik Irwan H Daulay. Dalam berita tersebut Mahfud MD mengatakan, mengaku siap memidanakan Irwan H Daulay dengan tuduhan pencemaran nama baik, kalau tidak, saya lakukan langkah hukum, silahkan Pak Irwan H Daulay laporkan saya.

Ditanggapi Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Irwan H. Daulay mengatakan, seharunya Mahfud MD tanggapi pertanyaan-pertanyaan wartawan dengan rasional (kepala dingin) jangan emosional semata, kan malu dengan di tanya wartawan seperti itu, dijawab dengan emosional, seharusnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) bisa berpikir secara rasional jangan terjebak dengan pertanyaan-pertanyaan wartawan, dikatakan Irwan ketika dihubungi melalui telephone selulernya. Senin (7/10/2013)

Dia menambahkan dalam pesan BlackBerrynya , anak Medan tidak boleh takut, sepanjang berkata dan bertindak benar, sebelumnya Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) pernah melaporkan ke email KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tentang dugaan suap dan sengketa pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Mandailing Natal (Madina) pada MK di kepemimpinan bapak Mahfud MD, karena pada waktu Pemilukada Madina, salah satu pasangan calon terbukti melakukan politik uang, sementara sehari sebelumnya putusan pilkada Madina yang juga membuktikan terjadinya politik uang oleh pasangan calon hanya menghukum KPUD Madina untuk menggelar pemungutan suara ulang tanpa dibarengi sangsi diskualifikasi.

“Sekitar jam 11.00 wib tadi pagi, kami Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) melaporkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tetang dugaan kecurangan tesebut yang ditujukan ke Ketua KPK, kami kirimkan secara langsung di kantor KPK Jakarta, dengan nomor surat : 90/sek-DPP IMA MADINA/B/X/2013,” ungkap Irwan H Daulay, selaku Dewan Pertimbangan Organisasi Ima Madina

Ketika disinggung wartawan mengenai rumor, apakah ada tokoh Madina yang melobi Mahfud MD agar tidak mendiskualifikasi calon bupati yang dikatakan menggunakan politik uang dan tanggapan yang diucapkan Mahfud MD kalau dirinya korupsi siap di potong tangan dan leher.

Irwan H Daulay, mengatakan masih sensitif dibicarakan masalah tersebut. “Kami masih fokus dikejanggalan putusan yang bermuara pada dugaan suap, masalah itu masih rahasia, jangan kesana dulu nanti hilang substansinya, sementara itu mengenai masalah potong tangan dan leher yang diucapkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tentang potong jari, serta Anas siap digantung di Monas, itu semua tidak ada diundang-undang, kalau terbukti melanggar hukum biarkan hukum yang memprosesnya, penting jangan terlalu sesumbar,”paparnya.(tribun)

Comments

Komentar Anda

3 comments

  1. Wah..wah..IMA Madina ternyata cuma antek si Irwan

Silahkan Anda Beri Komentar