Home / Seputar Madina / Iskandar Hasibuan Diteror

Iskandar Hasibuan Diteror

MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab saya khawatir akibat tindakan provokasi ini terus berlanjut, maka akan menghambat kinerja pemerintahan yang korban kan masyarakat kita sendiri, hanya itu saja. Tetapi beberapa hari ini sudah ada puluhan pesan (sms) saya terima, semuanya bernada ancaman dan teror dari orang-orang tak bertanggungjawab.
Buktinya pengirim pesan selalu nomor yang berbeda dan ketika ditelepon tidak ada yang mau bertanggung jawab,” terang Iskandar Hasibuan yang suka bicara blak-blakan itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/11). Dijelaskannya, seruan yang dia sampaikan di media beberapa hari terakhir ini tidak bermaksud untuk menyinggung atau menuduh siapa provokator itu.

Imbauan itu mengajak masyarakat agar berpikir realistis dan tidak terpengaruh atas tindakan-tindakan yang bisa mempengaruhi program pembangunan di Madina. Kendati demikian, Iskandar menegaskan tidak akan takut dan gentar untuk menyuarakan ajakan menjaga kondusifitas di Madina. Sebab menurut dia, sebaik apapun yang diperbuat dan disampaikan, pasti ada yang pro dan kontra.

”Apalagi yang menyangkut kepentingan komunitas atau kelompok. Artinya, sebaik apapun yang dilakukan, pasti ada kontraversi. Dan saya selaku wakil rakyat tidak akan membiarkan masyarakat saya terprovokasi, apalagi melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dirinya sendiri. Dan apabila ada yang tidak suka dengan apa yang saya sampaikan, saya siap berargumentasi. Namun apabila aksi teror dan ancaman ini terus berlanjut, saya siap membawanya ke jalur hukum,” tegasnya.

Mengenai situasi politik di Madina paska sejumlah kelompok masyarakat mendatangi wakil bupati Dahlan Hasan Nasution, menurut Iskandar itu hal yang biasa dan sudah merupakan proses demokrasi, dimana rakyat mengadu kepada pemimpinnya. ”Semuanya sudah ada ketentuan dan mekanismenya, jika tidak atas kepemimpinan Hidayat-Dahlan, silahkan sampaikan secara terbuka biar bisa dibicarakan bersama. Yang kita kesalkan adalah adanya “intrik” yang bisa merusak kondusifitas masyarakat dan tatanan pemerintahan,” tambahnya. (idw)

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. ala…..mau muntah ngeliat mukamu..tui….

Silahkan Anda Beri Komentar