Home / Seputar Madina / Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

BATANG NATAL (Mandailing Online) – Kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih berjenis jalan tanah dan sempit hanya mampu dilewati kenderaan roda dan berbahaya jika tak hati-hati melewatinya.

Desa ini sudah terlalu lama dalam penantian panjang mengharapkan infrastruktur yang memadai layaknya sebuah desa yang berada di wilayah negara yang merdeka.

Jalan ke desa ini, selain masih jalan tanah, juga memiliki banyak tanjakan maupun tikungan tajam. Nyawa warga senantiasa terancam jika tidak hati-hati berkendara, sebab jurang yang dalam selalu menganga.

“Selain mudah celaka, jalur itu juga menyulitkan bagi pertumbuhan ekonomi di masyarakat apalagi untuk membawa hasil komoditas seperti karet, kulit manis dan hasil hutan lainnya,” ujar warga, Ahmad Sukri kepada wartawan, Kamis (15/8/2013).

“Kita mengharapkan kepada Pemkab Madina melalui Dinas PU untuk melaksanakan pembangunan menuju desa ini,” imbuhnya.

Dijelaskannya, desa itu berjumlah sekitar 200 kepala keluarga yang pada umumnya hidup dari hasil perkebunan dan pertanian, sebagian perikanan. Untuk menjual hasil usaha terpaksa diangkut dengan kenderaan roda dua.

“Panjang jalan ini hanya sekitar 9 kilo meter. Apabila musim hujan jalan ini sangat sulit dilalui karena licin dan kenderaan mudah jatuh, makanya harus ekstra hati-hati, dan musim kemarau akan mengakibatkan banyak debu,” ujarnya.

Sementara itu Mara Halim, tokoh pemuda Batang Natal menambahkan, baru-baru ini Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution telah berkunjung ke desa tersebut, tentunya sudah tahu bagaimana kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara.

“Memang sudah sangat wajar pembangunan jalan ke desa itu, mengingat pertumbuhan ekonomi satu daerah haruslah mempunyai infrastruktur memadai, terutama jalan. Karena itu jika pemerintah belum sanggup langsung membangun aspal hotmik, paling tidak secara bertahap ataupun tahap awalnya itu perkerasanlah,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

2 comments

  1. Korupsi meraja lelah,rakyat yg susah…

Silahkan Anda Beri Komentar