Home / Seputar Tapsel / Jalinsum Batu Jomba Sipirok Nyaris Putus

Jalinsum Batu Jomba Sipirok Nyaris Putus

Tapsel  – Kondisi ruas Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Batu Jomba di Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan nyaris terputus. Bagi para pengguna jalan yang melewati daerah itu agar ekstra hati-hati.

Pantauan MedanBisnis, Jumat (12/12) jalan lintas yang menghubungkan Sipirok-Tarutung sempat terputus. Hal itu menyebabkan antrean panjang kendaraan.
Informai diperoleh dilokasi menyebutkan pada pagi tadi satu unit truk sempat terperosok bersamaan abrasi tanah dan nyaris masuk jurang. Namun truk berhasil di keluarkan tanpa ada korban jiwa.

Satu unit alat berat telah tiba di lokasi, namun belum melakukan kegiatan untuk memperlebar ruas jalan yang semakin sempit akibat longsor. Puluhan warga berupaya melebarkan jalan dengan cara menimbun badan jalan yang sudah terputus menggunakan batu dan kayu-kayu besar.

Kendaraan yang sejak pagi tadi antrean panjang. Barulah sekitar pukul 15.25 WIB satu persatu kederaan diatur keluar melintasi jalan sempit dan penuh tantangan dari satu sisi ada tebing namun satu sisi ada jurang menganga kurang lebih dalamnya 10 meter.

Warga yang mengendalikan arus lalulintas tersebut ternyata tidak hanya sekadar pengabdikan diri, tetapi pengendara yang melintas di kenakan biaya yang mereka sepakati sepihak antara pekerja yang ada tarif tersebut mereka mintai kepada pengendara yang sudah berhasil keluar. Adapun untuk kendaraan kecil dipungut Rp 10.000 dan bagi kenderaan ukuran besar seperti truk atau tronton dimintai Rp 20.000.

Saat itu pihak kepolisian tidak ada terlihat dilokasi untuk mengamankan situasi terjadi. Namun sejumlah pengendara yang berhasil keluar dari jalan sempit dan berbahaya tersebut tidak merasa keberatan adanya pungutan tersebut. "Kami tidak keberatan memberikan uang kepada warga yang sangat membantu mengeluarkan kami dari jebakan jalan sempit dan berbaha tersebut," ujar Zia (32) salah satu supir angkut yang sudah keluar dari jalur jalan nyris terputus itu.

Sejumlah warga mengatakan, akibat kerusakan itu hampir setiap jam dan setiap hari terjadi kemacatan. Badan jalan sudah bergeser jauh akibat seringnya abrasi dan longsor.
Ucok (37) supir bus yang sering melintasi lokasi misalnya, mengatakan, Jalinsum Batu Jomba di Kecamatan Sipirok sudah sangat tidak layak dilalui. Badan jalan sering longsor dan tanahnya kebanyakan pasir,""katanya.(medanbisnis)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar