Home / Seputar Madina / Jaringan Advokasi Tambang Akan Didirikan

Jaringan Advokasi Tambang Akan Didirikan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) berencana membuka perwakilan di Mandailing Natal.

Aktivis pemerhati lingkungan dan pertambangan di Madina, Parwis Nasution kepada wartawan, kemarin menyatakan Jatam diharapkan mampu bersinergis dalam peran advokasi maupun pencerahan tentang tambang kepada rakyat.

Dikatakan, saat ini Parwis mengaku sudah membangun komunikasi dengan pengurus Jatam di Jakarta dan sudah sempat mengirimkan beberapa orang pemuda dari Madina untuk mengikuti pelatihan.

Melihat struktur geologi dan sumber daya alam yang ada di Madina, maka sangat dibutuhkan suatu organisasi sebagai wadah pengawasan terhadap usaha-usaha pertambangan di Madina baik yang dilakukan oleh perusahaan maupun oleh masyarakat secara tradisional.

Menurut Parwis, kegiatan usaha pertambangan sangat rentan dengan kerusakan lingkungan jika tidak dilakukan pengawasan yang maksimal.

“Kita sudah sama-sama tahu, bahwa di Madina kegiatan usaha tambang ini sudah banyak dilakukan baik oleh perseorangan, kelompok dan perusahaan,” ungkapnya.

Apalagi beberapa tahun terakhir, di Madina ada kegiatan tambang tradisional yang dilakukan oleh masyarakat. Artinya kegiatan tambang yang selama ini terjadi hanya menimbulkan kerusakan lingkungan,“ jelasnya. (idw)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar