Home / Seputar Madina / Jembatan Gantung Tak Kunjung Selesai Puluhan Tahun Warga Bulu Mario Gunakan Rakit

Jembatan Gantung Tak Kunjung Selesai Puluhan Tahun Warga Bulu Mario Gunakan Rakit


Panyabungan. Warga Desa Tor Banua Raja (Bulu Mario) dan Sopo Sorik, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) puluhan tahun masih menggunakan rakit untuk menyeberangi Sungai Batang Gadis menuju Jalan Lintas Sumatera dalam rangka melakukan aktivitas.
Nur Asiyah Nasution (39), warga Desa Bulu Mario mengatakan, sebenarnya ada jembatan gantung pundasi beton dibangun. Namun sudah puluhan tahun tak kunjung selesai. Untuk melakukan aktivitas keluar desa mereka terpaksa menggunakan rakit dengan tarif Rp 1000 per orang, belum termasuk barang seperti kenderaan.

“Pemerintah daerah seharusnya memperhatikan kondisi sarana penyeberangan tersebut demi untuk menunjang peningkatan ekonomi rakyat. Apalagi sejumlah desa di seberang Sungai Batang Gadis tersebut adalah pemasok kelapa, coklat dan buah pisang yang selama ini mengalami penurunan harga akibat sarana transportasi yang memakan biaya,” sebutnya.

Diakuinya, ada jalan alternatif menuju Kecamatan Hutabargot dan Naga Juang, namun cukup jauh. Jika kita berjalan kaki sekitar 1 jam.

Marwan Siregar, anggota BPD Sopo Sorik menuturkan, desanya tertinggal akibat kurang diperhatikan pemerintah daerah. Selain jembatan gantung yang tak kunjung selesai, jalan menuju desa tersebut juga masih tanah. Apabila turun hujan jalanan sangat lincin.

“Kepada siapa sebenarnya kita harus mengadu. Setiap musrembang kecamatan dan reses DPRD selalu saja masalah jalan dan jembatan tersebut kita sampaikan, namun sampai sekarang tidak ada tindaklanjutnya,” keluhnya.

Plt Kadis PU Madina, Nasrin Lubis, mengatakan, jalan menuju desa tersebut sudah menjadi program kita tahun ini. Soal jembatan gantung masih dalam pembahasan, sehingga tahun depan ditampung di APBD.

“Kita juga sudah melirik perkembangan kemajuan di dua desa seberang Sungai Batang Gadis tersebut, sehingga kita akan membuka jalan lintas barat melewati sejumlah kecamatan lainnya di seberang Sungai Batang Gadis. Apalagi perluasan pemukiman sudah kita yakini akan lebih berkembang di daerah tersebut,” katanya.
(henri.medanbisnis)

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. Lebih cpt lebih baik.,

Silahkan Anda Beri Komentar