Home / Seputar Madina / Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

Seorang dokter menangani harimau di Balai Taman Nasional Batang Gadis

Seorang dokter menangani harimau di Balai Taman Nasional Batang Gadis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat seekor harimau yang terperangkap dalam jerat babi di Kecamatan Batang Natal? Kini kaki harimau itu sudah diamputasi.

Harimau itu diamputasi di Balai Taman Nasional Batang Gadis, Panyabungan, Mandailing Natal oleh tim dokter dari Medan.

“Tim dokter yang merawat harimau memutuskankan untuk mengamputasi kaki depan sebelah kanan, guna memutus penyebaran infeksi yang dideritanya,” ungkap Kepala Balai Taman Nasional Batang Gadis, Bambang Sugianto, Kamis (10/12).

Kondisi harimau itu terlihat stres dan nafsu makannya menurun, walau kaki yang diamputasi mulai mengering.

Menurutnya, kondisi ini lazim terjadi karena harimau baru saja diamputasi, pihaknya akan terus berusaha agar luka pasca amputasi cepat mengering dengan harapan kulitnya dapat menutupi luka pada bekas operasi.

“Setelah diamputasi kondisinya semakin membaik, dan kondisi harimau tidak memungkinkan untuk kembali dilepas ke hutan,” katanya.

Bambang menambahkan, pihaknya akan merawat ekstra harimau itu pasca operasi, terutama pada luka di kaki kanan agar tidak mengalami infeksi.

Setelah sepekan dengan kondisi kandang yang begitu sempit dan memprihatinkan dengan luka pada kaki kanannya pasca operasi, dokter hewan dibantu pegawai Balai Taman Nasional Batang Gadis akhirnya memindahkan harimau itu ke kandang yang layak dalam proses penyembuhan luka pasca operasi.

“Kandang yang kini ditempati harimau cukup mendukung dalam proses penyembuhan, karena lokasi kandang cukup luas dan butuh waktu sebulan untuk harimau sumatera bisa kembali pulih,” katanya.

Sekedar diketahui, harimau itu terjerat perangkap babi hutan di Desa Batu Madinding Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (26/11) lalu.

Tali jerat itu dipasang petani untuk menangkap hama babi yang sering merusak tanaman kebun. Panogu, pemilik perangkap terperangah melihat perangkapnya sudah menjerat seekor harimau.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar