Home / Seputar Madina / Kaki Santri Yang Terancam Diamputasi Itu, Ternyata Sedang Program Tahfizul Qur’an

Kaki Santri Yang Terancam Diamputasi Itu, Ternyata Sedang Program Tahfizul Qur’an

Aldi Subhandi Hasibuan

Aldi Subhandi Hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabungan yang kakinya terancam diamputasi ternyata sedang mengikuti program Tahfizul Qur’an.

 “Aldi santri yang cerdas. Mendapat juara II II ketika semester I, dan sekarang masuk program Tahfizul Qur’an,” kata salah seorang pengajar Pesantren Darul Ikhlas, Damratua Siregar, SHI kepada Mandailing Online, Jum’at (16/9).

Kaki Aldi terancam diamputasi berdasar vonis dokter di RSUD Panyabungan, ketika dia menjalani rangkaian pengobatan.

Tak patah juang, akhirnya ayahnya membawanya ke satu klinik di Jakarta yang melakukan pengobatan gabungan medis dan herbal.

Di Jakarta, harapan tak diamputasi ada. Berdasar pemeriksaan di klinik ini, kaki Aldi masih ada harapan tak diamputasi. Hanya saja butuh sekitar 6 bulan lama pengobatan.

Persoalan sekarang adalah biaya. Soalnya Marwan Hasibuan, ayah Aldi, adalah keluarga kurang mampu karena hanya bekerja sebagai buruh bangunan.

Sebenarnya, sawah sepetak di kampungnya Desa Huraba telah digadaikan, tetapi masih jauh dari cukup untuk rentang waktu pengobatan selama sekitar 6 bulan.

Dia berharap ada banyak dermawan yang kasihan dan simpati sama anaknya.

“Saya yakin, banyak orang baik yang kasihan dan bersimpati sama Aldi. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, pasti menyembuhkan kaki Aldi tanpa perlu amputasi. Dia anak berpotensi. Dia harus melanjutkan program Tahfiz Al-Qur’an di sekolah Pesantren darul Ikhklas Dalanlidang, Panyabungan,” ungkapnya.

Peliput       : Ludfan Nasution

Editor        : Dahlan Batubara

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar