Home / Seputar Madina / Kampoeng Kaos Madina Kerjasama Membina Narapidana

Kampoeng Kaos Madina Kerjasama Membina Narapidana

teken mou 241012PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kampoeng Kaos Madina (KKM) tidak pernah berhenti berkarya. Kali ini KKM melaksanakan kerjasama dengan penjara Sipapaga, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam program pembinaan narapidana dengan program jahit menjahit, bordir dan sablon.

Momentum kerjasama ini ditandatangani Direktur CV KKM Sobir Lubis SH; Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Sumatra Utara, Baldwin Simatupang; Bupati Madina Hidayat Batubara dan Kalapas II B Panyabungan Rochkidam, Rabu (24/10) di Lembaga Pemasyarakatan Sipapaga.

Acara ini juga berupa rangkaian pencanangan program aksi Peningkatan Bengkel Kerja Bangkit yang dihadiri Kapolres Madina, Kajari Panyabungan, Kepala PN Panyabungan dan beberapa kalapas se-Tabagsel.

Direktur CV. KKM, Sobir Lubis SH disela-sela acara kepada wartawan mengatakan kerjasama ini merupakan upaya dalam menumbuhkembangkan daya saing produk daerah sekaligus upaya kemandirian para napi di sektor wiraswasta.

Usai melakukan MoU dengan KKM, Baldwin Simatupang dalam sambutannya mengatakan bahwa Kementrian kerjasama ini merupakan salah satu langkah bijak guna meningkatkan bengkel kerja lapas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktifitas warga binaan yang jumlahnya mencapai 264 orang dengan produk yang dapat bersaing di pasar serta diterima oleh masyarakat.

Dijelaskannya, kegiatan ini diharapkan menjadi kekuatan akan keberlangsungan kegiatan produktivitas bengkel kerja secara kontiniu. Hal ini tentu akan membawa nilai yang baik bagi para napi dalam memenuhi kebutuhan diri selama di penjara dan bahkan dimungkinkan akan membantu kebutuhan keluarga selama menjalani masa pidana.

“Dan ini kita harapkan akan menjadi contoh bagi lapas lainya di Sumut yang jumlahnya mencapai 35 lapas,” harapnya.

Bupati Madina, Hidayat dalam sambutannya menyambut baik kerjasama antara Lapas II B Panyabungan dengan KKM tersebut, karena ini bertujuan untuk mengembangkan potensi, minat, bakat, keterampilan, kewirausahaan, dan keprofesionalan individu bagi warga binaan. Dimana dalam kerjasama ini para warga binaan dapat mengembangkan kecakapan yang bermanfaat untuk bekerja atau berusaha mandiri melalui pendidikan pelatihan.

“Kita ketahui bahwa salah satu program Pemkab Madina adalah mengurangi angka penganguran sehingga dengan kerjasama KKM dengan warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang akan menjadi modal nantinya setelah kembali di tengah-tengah masyarakat dengan keterampilan yang diperoleh,” kata Hidayat.

Kepala LP II B Panyabungan, Rochkidam mengatakan, kerjasama ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada warga binaan dan KKM memberikan satu unit paket peralatan bordir, menjahit dan sablon bersama instrukturnya.

“Kami berharap kedepannya ada bantuan dari pemerintah daerah begitu juga dengan hasil kerjasama ini bisa dibeli oleh SKPD untuk menyalurkan hasil dari karya warga binaan ini nantinya,” katanya. (mar)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar