Home / Seputar Madina / Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto menyatakan pihaknya tidak akan menuntut warga yang melakukan pelemparan terhadap Pos Lantas dan Mapolsek Panyabungan.

Bahkan pihaknya akan terus menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan khususnya dan masyarakat Madina secara umum dalam menjaga kamtibmas.

Itu disampaikan kapolres pada acara silaturahmi dengan masyarakat Sipulu-polu yang diwakili tokoh masyarakat H.Ismail Lubis (Oji Atas), naposo nauli bulung, alim ulama dan tokoh adat, Minggu (22/9/2013) di rumah makan Paranginan 2, Sipolu-Polu.

Silaturrahim itu juga dihadiri Wakapolres Madina, Kompol M. Goltom; Camat Panyabungan, Hafizuddin; Kapolsek Panyabungan, Iptu Topan; Lurah Sipolu-polu, Nurliana SH.

Kapolres menyatakan anggota Polres Madina yang ditangkap warga karena didiga berbuat mesum dengan seorang janda di Sipolu-polu, bisa diselesaiakan dengan perwakilan masyarakat.

“Jadi saya berharap persoalan ini tak usah lagi diperpanjang, sauadara korban Sugianto (anggota Polres) dapat menyelasaikan persoalannya dengan perwakilan masyarakat Sipolu-polu dan tidak lagi untuk memperpanjangnya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Sipolu-polu melempari Mapolsek dan Unit Lantas Panyabungan, Jum’at (22/9) dipicu munculnya issu bahwa polisi akan melakukan sweeping ke Sipolu-polu terkait peristiwa warga memukuli dan menangkap oknum polisi yang didiga berbuat mesum dengan seorang janda di Sipolu-polu.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

14 comments

  1. Kapolres tidak menuntut tapi fakta yg akan menuntut, telah jelas di pasal 406 s/d 412 KUHPidana.

  2. inilah namanya”JIWA SATRIA”

Silahkan Anda Beri Komentar