Home / Seputar Madina / Keluarga Husin Sejak Lama Tinggal di ‘Kandang Kambing’

Keluarga Husin Sejak Lama Tinggal di ‘Kandang Kambing’


Rumah Dibangun, Penyakit Diobati dan Anaknya akan Sekolah
Husin (50) warga miskin di Desa Sarakmatua Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tinggal di rumah kecil dengan ukuran 2 x 2 meter bersama 4 anaknya dan berada di samping kandang kambing akan dapat bantuan dari pemerintah. Bagaimana bentuk bantuan pemerintah bagi Husin yang selama ini hidup di bawah garis kemiskinan?

Ridwan Lubis-Madina

Camat Panyabungan Sahnan Batubara ditemui METRO di ruang kerjanya di Jalan Merdeka Kelurahan Kayu Kati, Rabu (20/4) menyampaikan, rumah keluarga Husin akan dibangun. Penyakitnya akan diobati, serta pendidikan 3 anak-anaknya yang berusia muda akan sekolah kembali.
Sahnan menyebutkan, pihaknya telah berulang kali mendatangi Husin dan keluarganya bersama Dinas PU, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kesejahteraan Sosial. Di mana hasil rapat antara Camat Panyabungan bersama Dinas terkait bersama Pj Bupati Madina telah membuahkan 3 hasil. Artinya Husin bersama keluarganya akan dikeluarkan Pemkab Madina dari kondisi sulit itu.
”Hasil rapat kita dengan Pak Bupati bersama dinas terkait, rumah Husin akan dibangun dengan rumah layak huni terbuat dari permanen sekitar 4 x 3 meter dan lokasinya dipindahkan dari lokasi saat ini dan berada jauh dengan kandang kambing itu. Kemudian kesehatan Husin juga akan dibantu. Dalam hal ini kita telah koordinasi dengan Puskesmas Gunungtua Panyabungan untuk dicek apa penyakit yang dialami Husin sekaligus pengobatannya secara gratis, selanjutnya pendidikan 3 anaknya juga akan dilanjutkan,” terang Sahnan Batubara.
Dilanjutkan Sahnan, tanah yang akan dibangun rumah Husin merupakan milik warga sekitar yang telah menginfakkan tanahnya untuk ditempati Husin. Terkait pendidikan sekolah anak-anaknya, Sahnan mengatakan akan menyekolahkan anak-anak Husin mengikuti paket A dan B.
”Sebenarnya kita telah menawarkan supaya ketiga anak Husin sekolah di sekolah reguler, tetapi anak-anaknya tidak mau. Jadi supaya anak-anak itu tetap bersekolah, maka kita tawarkan dan bujuk supaya mau ikut di sekolah paket A dan B,” tambahnya.
Hanya saja, dikatakan Sahnan hingga saat ini realisasinya belum bisa dipastikan kapan akan terlaksana, tetapi dipastikan dalam waktu dekat ini akan terealisasi.
”Kita telah memperoleh informasi dari Dinas PU dan dalam waktu dekat pembangunan rumah Husin itu akan terlaksana, dan pendidikan anaknya juga telah direkomendasikan ke UPT Dinas Pendidikan Panyabungan. Untuk kesehatannya, Komisi IV telah mengajukan supaya Husin masuk ke daftar Jamkesda, karena selama ini Husin tak peroleh itu,” tambahnya mengakhiri. (*/leo)
Sumber : Metrotabagsel

Comments

Komentar Anda