Home / Seputar Madina / Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski pihak Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan RN sebagai pelaku pengedar ganja, tetapi pengakuan berbeda justru dicuatkan Kepala Desa Pardomuan, Mahlil.

Kepada wartawan di RSU Panyabungan, Senin (11/8/2014) Mahlil mengatakan bahwa apa yang disangkakan oleh Polisi menuduh RN (18) seorang pengedar ganja adalah tuduhan tak berdasar.

“Yang saya tahu sebelumnya ada orang yang menjual sepeda motor pada RN dan selama ini bahwa RN pekerjaanya jual beli sepeda motor, dan tadi malam aparat kepolisian dari polres Madina sebanyak tiga mobil dan dua sepeda motor mendatangi rumah RN dan terjadilah peristiwa itu,” katanya.

RN tewas ditembak polisi di rumahnya Desa Huta Tua saat polisi melakukan penangkapan. Pihak Polres Madina menyatakan bahwa RN sudah lama menjadi target.

Mahlil menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang melakukan penangkapan dengan cara menembak di rumah korban, dimana tembakan dilakukan sebanyak tiga kali, satu peluru tembus dibagian leher dan dua peluru masih bersarang di leher RN.

“Saya selaku kades menyayangkan sikap anggota Polres Madina yang main tembak saja, seharusnya aparat yang melakukan penangkapan tersebut dengan cara melumpuhkanya bukan membunuh,” katanya.

Dikatakannya, kejadian ini diketahui dari pengakuan orang tua RN yang menghubunginya via telepon sewaktu berada di Pasar Baru Panyabungan, mendapat kabar dari orang tua RN dia lansung pulang untuk memastikan kejadian tersebut.

“Namun di perjalananya saya berjumpa dengan rombongan polisi yang melakukan penangkapan tersebut, dan ketika saya tanyakan apakah ada penggerebekan dan menyembabkan meninggalanya RN, namun aparat memberikan jawaban pastikan dulu ke desa bapak baru laporkan pada kami,” jelasnya menirukan ucapan aparat polisi tersebut.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Mardiaz Sik melalui Kasat Reskrim.AKP .Wira Prayatna SH.Sik kepada sejumlah wartawan di RSU Panyabungan menyatakan bahwa RN sudah lama menjadi target operasi, namun baru kali ini berhasil ditangkap di rumahnya dan sewaktu dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga dengan terpaksa anggota yang melakukan penangkapan melumpuhkan tersangka dengan timah panas.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar