Home / Berita Sumut / Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila


SIANTAR-
Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Utara H Zulkifli Siregar (ZS) tersandung kasus asusila. Pria 56 tahun itu diadukan ke Mapolresta Siantar Sabtu (5/3) malam dengan sangkaan melakukan pelecehan seksual kepada Ade Trianingsih (19) di Hall Laponta Siantar Hotel, Sabtu (26/2) sekira pukul 02.00WIB.

Informasi yang berhasil di peroleh dari berbagai sumber menyebutkan, Zulkifli berada di Siantar untuk membuka Muscab Partai Hanura di kawasan Kabupaten Simalungun, Sepekan lalu. Malamnya, Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut itu dan belasan pengurus partai Hanura berada di Siantar Hotel.

Di hall hotel tersebut, ZS rekannya bernyanyi bersama. Di sana juga ada Ade yang menemani. Sambil berkaraoke, AT dan ZS berjoget bersama. Saat itulah ZS melakukan perbuatan asusila tersebut. Baju, dan rok yang di kenakan AT diangkat ke atas hingga bagian sensitif AT kelihatan.

Inilah yang menjadi masalah. AT yang menahan malu kembali ke rumah dan menceritakan masalah ini kepada teman dan kerabatnya. Sepekan kemudian, Sabtu (5/3) malam, ia mendatangi Mapolresta Siantar dan membuat pengaduan secara resmi.

Kapolresta Siantar melalui Kasubbag Humas AKP Altur Pasaribu membenarkan pengaduan ini. “Pengaduan AT bernomor LP/164/III/2011/SU/STR. Hanya saja kronologisnya saya belum jelas pasti. Besok sajalah,” katanya via seluler , Minggu (6/3) siang.

Ada Rekayasa

ZS yang coba dihubungi melalui ponselnya sedang tidak mengaktifkan HP, saat di SMS, ZS juga belum memberikan jawaban.

Sedangkan fungsionaris DPD Partai Hanura, Ir Saut Simanjuntak yang dikonfirmasi melalui Ponsel membantah kabar tersebut.

“Itu issu yang tidak benar, hanya mau menjatuhkan nama ketua kami dan marwah partai. Masa beliau (ZS, Red) mau berbuat demikian di depan khalayak ramai? Jangan mau terpancing dengan issu yang sarat muatan politis ini,” katanya tegas.
Anggota DPRD Kota Siantar dari Partai Hanura Ir Saud Simajuntak didampingi Agus Salim Anggota DPRD Simalungun dari Partai Hanura, Edi Sembiring Pengurus DPD Hanura Sumut dan Alan Ginting membantah laporan yang dialamatkan kepada ZS.

Saud dan Agus, mengaku bersama ZS usai Muscab merayakan terpilihnya kembali Aspan Nainggolan menjadi Ketua DPC Partai Hanura Simalungun untuk periode kedua, Sabtu (26/2) ,dengan hiburan serta menyanyi bersama di Laponta Hall. Mereka ditemani sekitar sepuluh penyanyi yang disediakan Juita, supervisor Laponta Siantar Hotel.
Edi Sembiring menambahkan, waktu pengaduan yang berselang hampir seminggu dari kegiatan Muscab tersebut mendatangkan tanda tanya besar soal muatan pengaduan tersebut.

“Ini nama pencemaran nama baik, maka besok kami akan mempertanyakan kembali ke Polresta Siantar soal pengaduan tersebut. Yang mengadu bernama Tri tetapi, nomor yang diberikan adalah nomor Juita Suvervisor Laponta. Tetapi ketika kami mencari Juita, Manager Siantar Hotel W Saragih mengatakan dia ( Juita,red) sedang cuti rekaman di Jakarta. Maka kami juga mendesak Manajemen Siantar Hotel untuk menghadirkan Juita,” kata Edi Sembiring.

Sementara Pesta Manurung Ketua DPC Kota Pematangsiantar menyerahkan masalah tersebut ke ranah hokum. “Saya telah mengecek pengaduan atas nama Ketua DPD Sumut H Zulkifli Siregar dengan tuduhan pelecehan seksual. Tetapi terkait pengaduan tersebut biarlah Polisi dan pangadilan yang memutuskan apa benar atau tidak,” kata Pesta Manurung.

Sedangkan korban yang di coba di konfirmasi di kediamannya, Jalan Alamanda Raya, Perumahan Karang Sari permai tak berhasil di temui. Menurut warga disana, tidak ada gadis yang namanya AT menetap di kawasan tersebut. “Di sini tak ada yang namanya begitu, coba cari disebelah sana,” kata seorang warga. Namun saat di cari di kawasan Jalan Alamanda I, II, III dan IV tetap saja AT tak di kenal oleh warga.(hez/esa/smg)
Sumber : Sumut pos

Comments

Komentar Anda