Home / Seputar Madina / Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan “Jangan Saling Menyalahkan, Berikan Kepercayaan Kepada Pemerintah”

Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan “Jangan Saling Menyalahkan, Berikan Kepercayaan Kepada Pemerintah”

PANYABUNGAN, (Mandailing Online) – Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengharapkan kepada semua pihak, baik itu komponen mana sajapun untuk tidak saling menyalahkan dan mengaku benar, tetapi masyarakat harus memberikan kepercayaan kepada Pemerintah di bawah Kepemimpinan HM Hidayat Batubara – Dahlan Hasan Nasution untuk melanjutkan pembangunan yang telah terlaksana selama ini agar tidak ada masyarakat yang terkotak-kotak.
“Saya pikir semua salah, Pemerintah salah, DPRD salah, serta yang lainnya salah, tapi tidak usahlah kita melakukan aksi-aksi yang merugikan kepentingan rakyat, bukankah H.M.Hidayat Dahlan – Drs. H.Dahlan Hasan Nasution merupakan keinginan masyarakat melalui Pilkada yang lalu dengan perolehan suara 72 %, kok secepat itu kita menuduh, tapi marilah kita berikan masukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada sejumlah wartawan, Selasa kemarin di ruang kerjanya Gedung DPRD menjawab pertanyaan sekitar adanya tudingan kepada Bupati yang tidak mampu dan menyuruhnya mundur dari jabatannya.
Menurut Iskandar Hasibuan yang juga Wakil Ketua DPC.PDI Perjuangan Madina itu, kalau ada kelompok atau kumpulan masyarakat yang menilai Bupati HM Hidayat Batubara – H Dahlan Hasan Nasution belum berbuat dalam melanjutkan pembangunan ada baiknya disampaikan secara resmi bukan dengan menuding.
“Karena kita tau bersama Pemerintahan sekarang baru berusia 1,5 Tahun dan tentu sesuai dengan Visi dan Misi nya belum bisa dijalankan, makanya sebaiknya kita duduk bersama dengan DPRD, Bappeda, PUD, serta para instansi lainnya,” ajaknya.
Misalnya, ujar Iskandar Hasibuan, baru baru ini Komisi 1 DPRD Kab.Madina melakukan Study Banding ke Kab.Bandung, Jawa Barat ditemukan program P4 ( Program Peningkatan Pembangunan Pedesaan ) yang sangat cocok untuk kita laksanakan di Kabupaten Mandailing Natal di tahun anggaran 2013 mendatang dan tentu program P4 ini harus dibuat pada APBD Tahun 2013 untuk di tampung anggarannya, sebab program itu sangat menyentuh kepentingan masyarakat di desa-desa.
Selain itu, katanya, program Dinas Kesehatan tentang Puskesmas buka 24 Jam yang telah ditawarkan. “Tentu kita (DPRD, Pemerintah dan komponen masyarakat ) harus sama-sama mendorong agar anggaran untuk itu kita anggarkan di APBD Tahun 2013 mendatang, bukankah program itu sangat bagus sekali, tapi kalau programnya itu program kepentingan yang tidak terpenuhi maunya janganlah kita mengatas namakan rakyat sekalipun kita itu tetap rakyat Mandailing Natal agar pemerintah dapat melanjutkan pembangunan,”katanya.
Bagaimana dengan pengakuan Wakil Bupati Madina yang mengaku gagal, tanya wartawan, sambil tertawa Iskandar Hasibuan mengatakan belum gagallah, di mana yang gagal, soal janji dan sumpahnya, maunya disampaikan secara resmi ke DPRD agar sama-sama dibicarakan di mana kegagalan itu, kalau soal tidak ada kewenangan dan sakit hati atau apapun namanya janganlah dulu di sampaikan ke masyarakat, tapi marilah bincangkan bersama untuk mencari yang terbaik untuk pembangunan daerah kita.
“Saya cukup yakin sekali dengan kedua Pimpinan Pemerintahan itu, akan mampu melakukan perobahan, sebab dari Visi dan Misi yang telah di tuangkan dalam RPJMD jelas kita baca bahwa arah pembangunan semakin nyata, tapi janganlah kita biarkan APBD kita setiap tahunnya itu itu saja isinya, tapi marilah kita rumuskan dan kita bahas bersama sesuai dengan tuntutan Visi dan Misi Pemerintah, ingat bukan Visi dan Misi Bupati, tapi Visi dan Misi Pemerintah Mandailing Natal,” ujar Iskandar Hasibuan yang Politisi dari PDI Perjuangan Madina itu.
Karena itu, ujar Iskandar Hasibuan, siapaun yang selalu mengatas namakan rakyat di Kabupaten Mandailing Natal sebaiknya sebelum melontarkan kata-kata yang bisa membuat masyarakat terprovokasi hendaknya menanyakan dirinya apakah yang telah di berikan dan korbankan untuk kepentingan pembangunan Mandailing Natal dan jangan tanyakan apa yang telah di berikan Bupati Madina H.M.Hidayat Batubara kepadanya. “Karena jika kita mengaku yang paling Benar, Hebat, Pintar serta paling bisa “maka orang itulah yang paling bodoh di daerah kita dan sebaiknya kita sama-sama menanamkan niat ingin melanjutkan pembangunan dan tidak saling menuduh yang bisa membuat rakyat ter provokasih,”paparnya.
Iskandar Berharap , kepada seluruh lapisan masyarakat di harapkan sekali untuk tidak mau terbawa bawa dengan kepentingan kepentingan kelompok, tapi marilah sama – sama menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk melanjutkan pembangunan yang telah di rintis oleh pemimpin terdahulu dan sikap saling menyalahkan dan menuding adalah dalam agama tidak diperbolehkan. (rin)

Comments

Komentar Anda

One comment

  1. ala….anjing kurap juga lo….matamu duit aja, tunggu azab bagimu….

Silahkan Anda Beri Komentar