Home / Seputar Madina / Ketua Pansus DPRD Madina Tekan Wartawan Portibi

Ketua Pansus DPRD Madina Tekan Wartawan Portibi

Pansus palmaris DPRD Madina 110912Panyabungan (MO) – Wartawan Harian Portibi DNP, terbitan Medan, Maradotang Pulungan mendapat tekanan dari Ketua Pansus Palmaris DPRD Mandailing Natal (Madina) Bakhri Efendi Hasibuan, Senin (10/9).

Tekanan ini diduga akibat berita yang dilansir Harian Portibi pada edisi pekan lalu tentang pernyataan warga Kecamatan Batahan yang menuduh DPRD Madina penghianat. Tuduhan warga Batahan ini terkait mandegnya hasil Pansus Palmaris yang menangani tuntutan pengembalian ribuan hektar lahan warga Batahan yang disebut-sebut diserobot PT. Palmaris

Tekanan yang dilakukan Bakhri Efendi itu terjadi di depan pintu ruangan Badan Musyawarah DPRD Madina, ketika maradotang dan sejumlah wartawan melakukan liputan rapat Badan Musyawarah.

Saat itu Bakhri mengeluarkan kalimat “Asi diligi ho au, na jatan uida matamu ma ligi au, mula na mangalo dokon do (kenapa kau lihat aku,jelek kali aku lihat matamu melihat aku, kalau mau melawan bilang-red)”.

Beberapa jam kemudian, kala rapat Badan Muswarah diskors, Bakhri kembali mendatangi Maradotang dengan kalimat “Songoni ma ia”(begitu saja kah-red). Kalimat ini membuat tegang antara bakhri dengan sejumlah wartawan yang hadir, sehingga sejumlah anggota DPRD merelai dan dan mengamankan Maradotang ke ruang Fraksi Perjuangan Reformasi, sedangkan Bahkri diamankan ke ruang Fraksi PKS.

Tak lama kemudian Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution yang menengahi ketegangan tersebut menyarankan Maradotang agar segera pulang karena Bakhri sudah menelefon sejumlah saudaranya datang ke DPRD Madina.

Sebab, menurut Fakhrizal, jika saudara-saudara Bakhri muncjul di gedung DPRD maka dikhawatirkan akan terjadi keributan atau perkelahian.

Harian Portibi pekan lalu melansir berita Sugianto mewakili warga Batahan yang menuding DPRD penghianat karena Pansus DPRD Madina yang diketuai Bakhri tentang perjuangan rakyat Batahan menuntut pengembalian lahan warga yang diserobot PT.Palmaris, hasilnya belum diketahui warga Batahan, padahal masa kerja pansus sudah lama berakhir. (dab)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar