Home / Politik Madina / Logistik Coblos Ulang Didistribusikan

Logistik Coblos Ulang Didistribusikan


MADINA-
Empat hari menjelang coblos ulang pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing (Madina), Selasa (19/4), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Madina mulai mendistribusikan logistik ke tingkat kecamatan.
Amatan METRO di kantor KPUD Madina, tampak seluruh pegawai di Sekretariat KPUD Madina sibuk dengan persiapan pengantaran logistik mulai dari kertas suara, kartu undangan kepada pemilih, tinta dan logistik lainnya. Di halaman kantor juga terlihat 1 unit truk jenis colt diesel sebagai alat transportasi pengangkutan logistik tersebut. ”Ini akan diantar ke Kecamatan Muara Batang Gadis, dan untuk kecamatan lain di wilayah Pantai Barat,” sebut Marwan, salahseorang pegawai KPUD Madina.
Marwan mengatakan, mulai Selasa (19/4) hingga Jumat (22/4), seluruh logistik akan berada di PPK dan dari PPK akan diantar ke PPS dan KPPS desa masing-masing. “Namun pendistribusian ke kecamatan tidak dalam sehari saja. Distribusinya bertahap,” ujar Marwan.
Sementara, Ketua KPU Madina melalui divisi logistic Hollad Daulay menyebutkan, distribusi seluruh logistik telah berlangsung ke kecamatan mulai diberangkatkan ke Kecamatan Muara Batang Gadis, Natal, Batahan dan Sinunukan.
Kemudian pada Rabu akan diberangkatkan ke Kecamatan Ranto Baek, Linggabayu, dan Batang Natal dan juga ke kecamatan yang termasuk ke Dapil 2, yakni Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Puncak Sorik Merapi, Kotanopan, Muara Sipongi dan Ulu Pungkut, kemudian untuk kecamatan lainnya dilakukan Kamis.
Holad menambahkan, seluruh logistik akan tiba ke PPK dan PPS serta KPPS paling lambat Jumat, dan pada hari itu juga seluruh pemilih sesuai DPT sudah dipastikan akan menerima kartu undangan pemilih. ”Pemilih hanya diberikan format C6 atau kartu undangan saja,” tambahnya.
dia memastikan, paling lambat pada Jumat seluruh logistik akan tiba di PPK. ”PPK akan mengirimnya ke PPS dan KPPS seluruh desa masing-masing. Artinya, pada hari yang ditetapkan tak ada lagi masalah persoalan logistik,” ujarnya.
Hollad menerangkan, jumlah kertas suara yang dicetak sesuai dengan jumlah DPT, yakni 265.637 ditamba 2,5 persen. ”Itu untuk kertas suara cadangan, meski hingga saat ini belum ada ditemukan kerusakan pada kertas suara.
Sedangkan jumlah kotak suara sesuai dengan jumlah TPS yang ada yakni sebanyak 708 TPS,” terangnya megakhiri. (wan/ara)
Sumber : Metrotabagsel

Comments

Komentar Anda