Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
  • print Cetak

 

NATAL (Mandailing Online) – Ratusan karyawan dan karyawati melakukan unjukrasa ke kantor distrik PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina), Selasa (14/04).

Pengunjukrasa mengaku, sudah sekian lama hak-hak para karyawan dan karyawati yang telah dikangkangi oleh pihak perusahaan sebagaimana diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Mereka menuntut penghentian mutasi dan PHK karyawan secara semena-mena. Upah karyawan harus disesuaikan dengan perhitungan 25 Hari Kerja dan berdasar standar Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK).

Kemudian, bagi pekerja yang bekerja lebih dari 7 jam harus mendapatkan upah lembur, dan bagi pekerja yang belum memenuhi basis borong harus tetap mendapatkan upah.

Perusahaan juga diminta tidak semena-mena terhadap Karyawan Harian Lepas (KHL), diskriminasi upah dalam satu golongan ataupun jabatan dihentikan. Perusahaan harus mensosialisasikan status kepemilikan perusahaan.

Pengunjukrasa meminta kebebasan berserikat bagi seluruh karyawan dan karyawati tanpa terkecuali.

Ratusan massa yang menamakan dirinya Serikat Buruh Indonesia (SERBUNDO) itu berunjukrasa dengan damai. Aparat polisi dan TNI terlihat berjaga-jaga sehingga unjukrasa berlangsung tertib.

Setelah melakukan rangkaian orasi, akhirnya perwakilan pengunjukrasa diterima pihak management PT.RMM dan melakukan pertemuan dalam ruangan tertutup di kantor PT.RMM.

Pengunjukrasa diwakili Arinaso Gulo, Samrul, Martinus Waruhu, Faraito Laiya, Yantonius Lase, Ari Usman, Kardi Situmeang, Mandaili, Farosisko Sihombing, Aprinus, dan Gusman.

Pertemuan itu ditengahi oleh pihak Muspika Kecamatan Natal dan pejabat Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Madina.

Senior Manager PT.RMM Martua FH Siahaan menyatakan bahwa pihak management PT.RMM telah melaksanakan kewajiban-kewajiban perusahaan atas hak-hak karyawan dan karyawatinya sebagaimana yang telah diatur Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Sehingga semua hal yang disampaikan para pihak pengunjuk rasa itu keliru dan tidak benar.

Sementara itu, Ketua LSM LPPI (Lembaga Pengembangan Pembangunan Indonesia) Kecamatan Natal, Muhammad Ali Hanafiah yang turut memantau jalannya demonstrasi ini kepada wartawan menyatakan agar Muspika Kecamatan Natal serta Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Madina dapat menengahi permasalahan antara karyawan dengan PT.RMM itu secara indevenden.

 Peliput: Ali
Editor  : Dahlan Batubara
  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Kepung Persembunyian Perampok Toko Emas

    Polisi Kepung Persembunyian Perampok Toko Emas

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN,- Polisi melakukaan pengejaran terhadap para pelaku perampokan toko mas Suranta, hingga ke luar kota. Sebanyaknya 3 tempat di luar kota Medan yang diduga tempat bersembunyinya para pelaku perampokan itu, sudah dikepung Polisi. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (24/9) petang. Hanya saja, mantan Kapolsek […]

  • MULAK TU KAMPUNG

    MULAK TU KAMPUNG

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutrdara film Mandailing   Anak-anak yang pulang kampung juga menjadi ruh bagi sebuah keluarga. Orang tua dan saudara akan bergembira, meskipun tak selalu ada “silua” yang dibawa. Bagi sebuah keluarga, berkumpulnya semua anggota keluarga dalam masa lebaran menjadi hal yang sangat istimewa. Selain karena mengulang kembali masa-masa indah, juga kenikmatan yang […]

  • Organda Sumut Minta Tuntaskan Jalan Lingkar Kotanopan

    Organda Sumut Minta Tuntaskan Jalan Lingkar Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) didesak agar segera menuntaskan pembangunan jalan Lingkar Barat Kotanopan sepanjang lebih kurang 7 Km yang sampai saat ini masih terbengkalai. Desakan ini di keluarkan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di pusat Pasar Kotanopan. Desakan ini dinyatakan Ketua I DPD Organda Sumut, H. Ikhwan Efendi Lubis di […]

  • Kasus Pustu Pastab Jae, Sekda Akui Belum Diberitahu Dinas Kesehatan

    Kasus Pustu Pastab Jae, Sekda Akui Belum Diberitahu Dinas Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus dugaan pengalihan lokasi proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) dari Desa Pastap Julu ke desa Pastap Jae terus bergulir. Sekrataris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jum’at (15/7) mengatatakan bahwa dia belum mendapat pemberitahuan bahwa pelaksanaan proyek rehab Pustu di Pastab Julu tersebut berubah lokasi ke […]

  • Huraba Masih Miliki Cadangan Lahan Tidur

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Desa Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal memiliki lahan persawahan seluas lebih kurang 659 hektar. Dan luas ini menjadikan desa itu sebagai pemilik hamparan persawahan di kecamatan itu. Di sisi lain, cadangan lahan tidur yang sangat cocok untuk percetakan sawah baru masih terhampar luas dalam bentuk semi rawa yang tergenang akibat […]

  • Urus 3 Berkas Kesehatan di RSUD Panyabungan, Pelamar PPPK Keluarkan Uang Rp.480.000

    Urus 3 Berkas Kesehatan di RSUD Panyabungan, Pelamar PPPK Keluarkan Uang Rp.480.000

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sejak pagi tadi selasa 2/1/2024 didatangi pelamar Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (  PPPK ) yang dinyatakan lulus untuk mengurus 3 (Tiga) berkas persyaratan administrasi. Sejak puluk 7.00 wib pantauan Mandailing Online, mereka telah mendatangi RSUD untuk mendapatkan nomor antrian. Ada 1000 orang lebih pelamar PPPK […]

expand_less