Jumat, 7 Agu 2026
light_mode

Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
  • print Cetak

 

NATAL (Mandailing Online) – Ratusan karyawan dan karyawati melakukan unjukrasa ke kantor distrik PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina), Selasa (14/04).

Pengunjukrasa mengaku, sudah sekian lama hak-hak para karyawan dan karyawati yang telah dikangkangi oleh pihak perusahaan sebagaimana diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Mereka menuntut penghentian mutasi dan PHK karyawan secara semena-mena. Upah karyawan harus disesuaikan dengan perhitungan 25 Hari Kerja dan berdasar standar Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK).

Kemudian, bagi pekerja yang bekerja lebih dari 7 jam harus mendapatkan upah lembur, dan bagi pekerja yang belum memenuhi basis borong harus tetap mendapatkan upah.

Perusahaan juga diminta tidak semena-mena terhadap Karyawan Harian Lepas (KHL), diskriminasi upah dalam satu golongan ataupun jabatan dihentikan. Perusahaan harus mensosialisasikan status kepemilikan perusahaan.

Pengunjukrasa meminta kebebasan berserikat bagi seluruh karyawan dan karyawati tanpa terkecuali.

Ratusan massa yang menamakan dirinya Serikat Buruh Indonesia (SERBUNDO) itu berunjukrasa dengan damai. Aparat polisi dan TNI terlihat berjaga-jaga sehingga unjukrasa berlangsung tertib.

Setelah melakukan rangkaian orasi, akhirnya perwakilan pengunjukrasa diterima pihak management PT.RMM dan melakukan pertemuan dalam ruangan tertutup di kantor PT.RMM.

Pengunjukrasa diwakili Arinaso Gulo, Samrul, Martinus Waruhu, Faraito Laiya, Yantonius Lase, Ari Usman, Kardi Situmeang, Mandaili, Farosisko Sihombing, Aprinus, dan Gusman.

Pertemuan itu ditengahi oleh pihak Muspika Kecamatan Natal dan pejabat Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Madina.

Senior Manager PT.RMM Martua FH Siahaan menyatakan bahwa pihak management PT.RMM telah melaksanakan kewajiban-kewajiban perusahaan atas hak-hak karyawan dan karyawatinya sebagaimana yang telah diatur Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Sehingga semua hal yang disampaikan para pihak pengunjuk rasa itu keliru dan tidak benar.

Sementara itu, Ketua LSM LPPI (Lembaga Pengembangan Pembangunan Indonesia) Kecamatan Natal, Muhammad Ali Hanafiah yang turut memantau jalannya demonstrasi ini kepada wartawan menyatakan agar Muspika Kecamatan Natal serta Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Madina dapat menengahi permasalahan antara karyawan dengan PT.RMM itu secara indevenden.

 Peliput: Ali
Editor  : Dahlan Batubara
  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drainase Tersumbat, Jalan Kota Panyabungan Terendam

    Drainase Tersumbat, Jalan Kota Panyabungan Terendam

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) hujan yang mengguyur wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Jum’at malam 7/7/2023 membuat jalan kota Panyabungan tepatnya di pasar lama terendam air. Ketinggian air di jalan bahkan mencapai betis orang dewasa. Air yang menggenangi badan jalan diduga akibat drainase jalan tersumbat sampah, akibatnya air meluber ke jalan raya. Sejumlah sepeda […]

  • Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

    Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan masih kerap disorot masyarakat. Kondisi ini cukup wajar mengingat rumah sakit adalah instansi yang bersentuhan langsung dengan persoalan hidup masyarakat. Karena itu, instansi ini mesti siap memberikan layanan maksimal jika ingin mendapat penilaian positif masyarakat. Sayangnya, pelayanan rumah sakit yang maksimal yang selama ini didambakan masyarakat Kabupaten […]

  • Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (bagian 1)

    Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Desa Pastap Julu berada di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Desa ini berposisi paling ujung jalur Pastap, sekitar 6 Km dari simpang jalan raya Lintas Sumatera. Lebar badan jalan jalur Pastap rata rata sekitar 2,5 meter. Waktu tempuhnya lumayan lama karena separoh jalan merupakan bebatuan bekas aspal lapen yang […]

  • Mahasiswa Diskusi dengan Saipullah Seputar Visi-Misi SAHATA

    Mahasiswa Diskusi dengan Saipullah Seputar Visi-Misi SAHATA

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur (IMPATI) mengajak calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution berdialog interaktif seputar visi-misinya memajukan Kabupaten Madina lima tahun kedepan. Dialog yang berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan itu diadakan di Posko Pemenangan Saipullah – Atika (SAHATA), Jalan Willem Iskander, […]

  • Kaum Mandailing akan Mengadakan Malam Mandailing Malaysia

    Kaum Mandailing akan Mengadakan Malam Mandailing Malaysia

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SHAH ALAM, MALAYSIA (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Malaysia direncanakan menggelar acara “Malam Mandailing Malaysia” berupa pagelaran kesenian Mandailing pada 30 Juli mendatang. Malam kebudayaan Mandailing ini digagas oleh Persatuan Saroha Malaysia, satu perkumpulan kaum Mandailing di Malaysia. Selain, mempegelarkan kesenian Mandailing, malam kebudayaan ini juga ditujukan bagi mempererat tali persatuan etnis Mandailing yang […]

  • Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU: Lagi, Sekdakab Labuhanbatu diperiksa di Mapolres Labuhanbatu terkait dugaan korupsi dana sertifikasi guru se Labuhanbatu. Hasban Ritonga Sekdakab Labuhanbatu datang ke Mapolres di Jalan HM Thamrin Rantauprapat. Kamis 21 April 2011 ditemani Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Erwin Siregar. Hasban diperiksa dan dimintai ulang keterangannya di ruangan Res Ekonomi terkait kasus […]

expand_less