Home / Seputar Madina / Minta THR, Keluarga Miskin Serbu Rumah Dinas

Minta THR, Keluarga Miskin Serbu Rumah Dinas


MADINA-
Puluhan keluarga miskin berjejer di depan pintu gerbang rumah dinas Bupati Madina, kemarin. Di sana, mereka ingin meminta orang nomor satu itu memberi sejumlah uang sebagai tunjangan hari raya atau THR.
Pantauan METRO, Selasa (23/8), sekitar 20-an orang terdiri dari ibu rumah tangga (IRT), janda-janda, dan orangtua jompo dengan usia yang bervariasi, menyemut di rumah dinas dinas di Jalinsum Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina.
Mereka sudah berada di sana sejak pagi. Namun, hingga sore sekitar pukul 15.00 WIB berdiri di depan pintu gerbang, tak sekali pun pintu gerbang dibuka oleh satpam.
Romaito, salah seorang IRT, warga desa Pidoli, mengaku, datang ke rumdis untuk meminta bantuan atau sedekah dari bupati mengingat tak lama lagi akan lebaran. “Kami sengaja datang ke sini untuk minta sedekah kepada bupati. Kami memilih dia waktu pemilukada lalu. Pekerjaan ini telah kami lakukan sejak sepuluh tahun lalu. Waktu bupatinya Amru Daulay kami selalu memeroleh sedekah,” tuturnya yang lain.
Dilanjutkannya, pada tahun-tahun lalu dia bersama warga yang lain datang di siang hari dan ketika sorenya bupati pulang maka bupati akan turun dari mobil untuk menyalami warga miskin yang minta sedekah.
“Biasanya, kami tunggu di pintu gerbang ini. Lalu, sore hari bupati datang dan menyalami kami. Tak lama kemudian kami akan diberikan amplop berisi uang Rp200 ribu per orang” tambahnya
Namun, untuk sekarang tidak begitu lagi. Mereka telah dua kali mendatangi rumdis dan selalu gagal menemui bupati. Lalu, mereka disuruh petugas ke kantor bupati di perbukitan Paya Loting. “Kami tadi pagi disuruh satpam menemui bupati di kantornya. Namun setibanya di sana, kami malah diusir dan disuruh menunggu di rumah saja. Kami tak mengerti apakah masih akan tetap diberi sedekah atau tidak,” keluh mereka.(wan)
Sumber : Metro_Tabagsel

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar