Home / Seputar Tapsel / Mobil Dinas Pakai Plat Hitam Berkeliaran di Kota Psp

Mobil Dinas Pakai Plat Hitam Berkeliaran di Kota Psp

SIDIMPUAN – Satu unit mobil Toyota Kijang Innova yang disinyalir sebagai kendaraan dinas terlihat berkeliaran di Kota Psp menggunakan plat hitam, sehingga tampak seperti kendaraan pribadi.

Amatan wartawan kemarin siang, mobil dengan plat BB 1519 F berwarna putih itu tampak pakir di pelataran SMKN 1 Psp. Selang beberapa jam atau sekira pukul 14.15 WIB, mobil juga terparkir di Jalan Sudirman eks Jalan Merdeka, persisnya di depan sebuah rumah makan yang ada di sana.
Kabag Humas Pemko Saiful Bahri saat dikonfirmasi tentang oknum pejabat mana yang menggunakan mobil dinas tersebut,  mengaku tidak mengetahuinya.

“Mobil dinas dengan plat itu saya kurang tahu. Kalau memang ada dugaan milik Direktur RSUD dr Aminuddin, langsung tanyakan saja sama dia,” ucap Saiful.

Sementara Plt Sekda Kota Psp Khairul Alamsyah saat dikonfirmasi via seluler soal kejelasan dan sanksi bagi pejabat yang menukar plat mobil dinasnya, belum memberikan jawaban. Bahkan pesan pendek (SMS) yang dikirimkan tidak mendapat balasan.

Sementara Ketua Fraksi Demokrat DPRD Padangsidimpuan Khoiruddin Nasution SE mengatakan, fasilitas mobil dinas yang dipinjamkan kepada para pejabat adalah untuk menunjang kinerjanya di instansi pemerintahan terkait. Oleh karena itu, plat mobil dinas yang dibeli melalui uang rakyat pun tidak boleh diubah menggunakan plat hitam layaknya mobil pribadi. “Ini perlu disikapi, dengan alasan apa pejabat tersebut mengganti plat nomor kendaraan dinasnya menjadi plat palsu warna hitam,” sebut Khoiruddin.

Selain Khoiruddin, Ketua Peksos Baun Aritonang juga menyebutkan hal yang sama. Malah Baun mengungkapkan, pemalsuan plat mobil dinas diduga dilakukan agar terhindar dari peraturan Menteri ESDM nomor 1 tahun 2013 tentang pemberlakuan pemakaian pertamax bagi setiap jenis kenderaan dinas. Dengan mobil berplat hitam yang seolah milik pribadi, kemudian bisa mengisi premium. “Bisa jadi itu dilakukan agar terhindar dari pengisian pertamax, jadi selama ini berarti fiktif,” tegasnya.

Namun tindakan penggantian plat mobil dinas menjadi mobil pribadi ini seakan didiamkan tanpa sanksi yang tegas. Sehingga mobil dinas itu bebas berkeliaran dalam kota. “Di dalam kota saja sudah berani, apalagi pas keluar kota. Hebat memang Sidimpuan kita ini,” tambahnya. (metro)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar