Home / Seputar Madina / Mobil Dinas Pemkab Madina Dinilai Tak Punya Etika di Jalan Raya

Mobil Dinas Pemkab Madina Dinilai Tak Punya Etika di Jalan Raya

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat Pemkab Mandailing Natal (Madina) yang mengenderai kenderaan dinas agar senantiasa beretika di jalan raya dan jangan seenaknya saja melintas.

Itu dinyatakan Ketua Lembaga Bantuan Hukum Suara Rakyat Tapanuli Cabang Mandailing Natal, Sahrin Nasution SH kepada Mandailing online, Jum’at (20/3) di Panyabungan.

Hal ini dikatakannya berawal dari kejadian yang dialaminya pada Kamis (19/3) pagi sekitar pukul 7.23 wib di jalan Panyabungan- Gunung Baringin di titik Kandang Lombu Desa Salambue. Dimana pagi itu Sahrin hendak berangkat kerja dan mengantar anaknya sekolah dari Desa Tebing Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur ke arah Panyabungan.

Sewaktu berada di titik Kandang Lombu dia melihat kenderaan dinas milik Pemerintah Kabupaten Mandadailing Natal ber nomor  polisi BB 325 R datang melaju cepat dari arah Panyabungan menuju  Panyabungan Timur. Melihat hal itu Sahrin meminggirkan kenderaan roda duanya yang kebetulan jalan pada titik itu rusak dan digenangi air.

Mobil dinas yang melaju kencang itu bukannya ikut pelan, namun tetap melaju seperti biasanya di jalan raya itu dan sang supir tak mempertimbangkan genangan air akan dipercikkan dari roda mobil, akibatnya pakaian Sahrin dan anaknya basah disemprot dari arah roda mobil sehingga ia harus balik ke kampungnya lagi untuk mengganti pakaian kembali.

“Saya sangat menyesalkan kejadian itu dimana seharusnya dapat menjadi contoh panutan untuk semua orang, namun sebaliknya, kalau masyarakat biasa masih saya pahami  namun ini mobil pemerintah” tandas  sahrin dengan kesal.

“Saya mengharapkan kepada para pejabat di negara Kesatuan Republik Indonesia ini khususnya Mandailing Natal bisa menerima amanah dari rakyat sepenuhnya terutama memelihara asset-asset negara, yang seharusnya mobil dinas BB 325 R milik instansi pemerintah ini seharusnya contoh teladan berlalu lintas dimasyarakat tambahnya,” katanya.

Peliput : Holik Nasution        

Editor  : Dahlan Batubara

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar