Home / Seputar Madina / Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

Panyabungan. Wakil Ketua DPD KNPI Sumut Anas Suheri Lubis yang juga putra asli Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan mutasi yang dilakukan di jajaran Pemkab Madina baru-baru ini. Namun, mutasi yang dilakukan harus mempertimbangkan berbagai hal khususnya untuk tujuan pembenahan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, jujur dan bersih.
Menurut Suheri berbagai hal yang mutlak harus dipertimbangkan dalam melaksanakan mutasi di antaranya faktor senioritas, daftar urut kepangkatan (DUK) yang sudah baku di lingkungan pemerintah serta keahlian (kapasitas) sesuai dengan dinas, badan, kantor yang ada di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Kita tidak mau ada aroma yang tidak sedap dalam mutasi yang baru saja dilakukan minggu lalu.
Sebab sudah beredar informasi dan jadi topic pembicaraan hangat di kalangan masyarakat dugaan pengutipan pada setiap jabatan yang akan diduduki, sehingga sangat bertentangan dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan jujur,” kata Anas saat melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah tokoh pemuda Madina di Hotel Madina Sejahtera, Jum’at (6/1).

Dikatakannya, tokoh pemuda pada prinsipnya sepakat dengan perombakan sejumlah pejabat di setiap SKPD demi untuk pengelolaan managemen di setiap instansi sesuai dengan kapasitasnya dalam rangka menata dan mengefektifkan peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam rangka memberikan pelayanan publik.

“Kita berpendapat sekaligus menyarankan mutasi yang akan dilakukan seharusnya dimulai dari eseleon II bukan III atau IV. Dasar pertimbangan ini kita sampaikan mengingat eselon II adalah SKPD yang akan memimpin dan mengorganisasikan eselon-eselon di bawah beserta stafnya,” ujarnya.

Anas juga mengharapkan, Bupati Madina memfungsikan Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjakat) dalam proses perekrutan dan penempatan pimpinan SKPD demi untuk mendapatkan pejabat yang kapabel dan dapat ditampilkan dihadapan public serta dapat dipertanggung jawabkan secara bersama-sama.

“Pejabat yang ditempatkan pada posisi masing-masing nantinya diharapkan diisi oleh putra daerah dan juga tidak tertutup kemungkinan meminang figur-figur dari luar daerah yang dianggap mampu sehingga ke depan diharapkan kenerja pemerintah dapat lebih baik,” sebutnya.

Wakil Ketua Nasional Demokrat Madina, Irwan Nasution juga mengharapkan, bupati Madina dalam menjalankan roda pmerintahan kedepan harus lebih baik sesuai dengan harapan rakyat banyak yang telah memberikan kepercayaan kepada HM Hidayat Batubara SE-Drs Dahlan Hasan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina.

“Dari sejumlah selogan dan program pasangan tersebut ketika mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati Madina masih membekas dan menjadi sebuah harapan besar dalam rangka perubahan hidup seluruh warga menuju peningkatan perekonomian warga yang berujung pada peningkatan kesejahteraan,” katanya.

Menurutnya, langkah-langkan yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Madina saat ini terus diikuti warga dan sudah menjadi pembahasan di kalangan masyarakat bawah, sehingga dengan mutasi-matasi yang bergulir harus bersifat profesionalisme menempatkan seseorang menduduki jabatan.

“Sebagai putra daerah yang aktif melakukan berbagai pembangunan di berbagai bidang dalam rangka peningkatan sumber daya manusia kita harapkan pemda juga harus menunjukkan berbagai perubahan,” sebutnya. (henri.medanbisnis)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar